BI Gorontalo Hadirkan Dian Sastro, Bagi Tips Geluti Bisnis

  • Whatsapp
Dian Sastro saat menjadi pembicara pada tamu responden Bank Indonesia Gorontalo, secara virtual, Kamis (17/6).

GORONTALO -GP- Akting Dian Sastrowardoyo tak perlu diragukan lagi, aktris cantik ini membintangi banyak film layar lebar. Namun begitu, ia juga ternyata pebisnis ulung. Usahanya mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19. Pemeran Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta ini, berbagi tipsnye menjadikan tantangan pandemi sebagai peluang untuk mengembangkan usahanya, terutama bagi kaum muda Gorontalo yang baru memulai binis. “Mempertahakan bisnis yang sudah berdiri memang sulit, dan disitulah butuh kerjakerasnya,”kata Dian Sastrowardoyo saat menjadi bintang tamu pada temu responden tahun 2021, yang digelar Bank Indonesia Gorontalo, Kamis (17/6) secara virtual.

Ketika pandemi seperti saat ini, kata Dian dibutuhkan inovasi agar bisnis bisa bertahan, inovasi itu bisa memanfaatkan teknologi yang belakangan berkembang dengan pesat. Misalnya kata Dian, bisnis fotografi yang digelutinya saat ini. Usaha ini dibuat lantaran ia melihat kebutuhan pasar terhadap foto semakin tinggi. Hanya saja, pandemi membuatnya harus ‘putar otak’ lantaran adanya pembatasan aktivitas pariwisata. Pariwisata ditutup dimana-mana, padahal kata dia, pariwisata begitu indetik dengan foto, apalagi sasarnya memang para kalangan yang membutuhkan foto liburan dengan kualitas keren dan terjamin.

Bacaan Lainnya

Makanya bisnis fotografinya juga terdampak. Yang ia lakukan adalah mencari sasaran lain, misalnya foto makanan bagi pelaku usaha kuliner. “Mereka butuh foto dengan kualitas bagus dan terjamin untuk promosi produk mereka, dan itu yang kita lakukan,” terang Dian, yang menggagas binis fotografi, Frame A Trip.

Selanjutnya kata Dian, pandemi seperti saat ini, ternyata membuat orang-orang suka jajan. Cara jajanya juga instan, dengan cukup memesan secara online. Bagi Dian, ini peluang besar, termasuk bagi generasi muda Gorontalo yang hendak memulai bisnis. Ia mencontohkan menjual makanan favorit di Gorontalo yang mudah dibuat.

Tahap awal bisa dilakukan tak tiap hari, misalnya hanya saat akhir pekan. “Lebih mudah dilakukan dengan sistem pre order,”katanya. Dengan preorder, lanjut aktris yang kini juga menggeluti bisnis kuliner ini, bisa diketahui seberapa banyak penggunaan bahan baku, dan yang akan diproduksi. “Sehingga tidak akan over produksi,”terangnya. Bagunya lagi, dengan pre order, pelaku usaha sudah bisa langsung menggunakan bayaran konsumen untuk berbelanja bahan baku. “Dengan pre order juga bisa test market, agar tidak over produksim tapi bisa mengukur seberapa banyak kebutuhan,”terangnya.

Sistem pre order untuk produk makanan, lanjut Dian, juga membuat makanan itu fresh karena bisa langsung diproduksi. “Jangan pernah pata semangat, kita buka bisnis butuh nyali. Bisnis bukan hanya meperkaya diri sendiri, tapi juga bakti kepada masyarakat dan membantu orang lain yang butuh kerja,”kata Dian Sastro. (tro)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *