Hasil Audit BPKP, PDAM Muara Tirta Berkinerja Baik

  • Whatsapp

GORONTALO – GP – Hebat! Kata itu yang pantas disematkan untuk PDAM Muara Tirta Kota Gorontalo. Bagaimana tidak, meski pada tahun 2020 daerah dilanda pandemi Covid-19, PDAM Muara Tirta Kota Gorontalo mampu berkinerja baik dari berbagai aspek. Mulai dari aspek pengelolaan keuangan, administrasi hingga aspek operasional.

Kinerja baik PDAM Muara Tirta Kota Gorontalo ini berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Gorontalo. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil audit BPKP terhadap kinerja kami tahun 2020, PDAM Muara Tirta sehat. Poin kami naik sebesar 11,28 dari poin tahun 2019,” ucap Diretur PDAM Muara Tirta, Lucky Paudi ketika diwawancarai, Kamis (26/8).

Bacaan Lainnya

Tidak hanya berkinerja baik, hasil audit juga menunjukkan jika PDAM Muara Tirta Kota Gorontalo mendapatkan laba. Meski tidak besar, tapi Lucky serta segenap karyawannya sangat mensyukurinya. Pasalnya, kata Lucky, terkait soal laba dan rugi, pihaknya mengalami peningkatan yang signifikan. “Pada 2019 juga kami sehat, tapi merugi. Alhamdulillah, tahun 2020 perusahaan kami sehat, dan ada laba. Walaupun tidak besar, tapi kami sangat bersyukur, karena ini salah satu indikator peningkatan kinerja juga,” tandasnya.

Lantas strategi apa saja yang diterapkan PDAM Muara Tirta hingga berkinerja baik ? Lucky menjawab, ada banyak hal yang dilakukan pihaknya selama tahun 2020. Pertama, melakukan penyesuaian tarif. “Sebelumnya tarif yang digunakan adalah tarif 2008. Di awal tahun kami melakukan penyesuaian,” bebernya.

Ke dua, lanjut Lucky, dirinya menginstruksikan petugas penagihan untuk lebih aktif, mengingat pelanggan PDAM Kota cukup banyak yang menunggak. “Terkait tunggakan juga, kami menerapkan strategi menggratiskan biaya pemasangan baru bagi pelanggan yang sudah tidak aktif karena adanya tunggakan. Bukan hanya itu, tunggakan mereka juga bisa dicicil sesuai kemampuan. Alhamdulillah, pola ini berjalan efektif, dimana kami mendapatkan tambahan penghasilan dari situ,” jelasnya.

Selanjutnya, cara yang ke tiga, kata Lucky, dirinya meningkatkan SDM PDAM Kota Gorontalo dengan cara mengikutkan pegawainya sebanyak 25 orang dalam pelatihan operator tenaga elektrik mekanikal. “Kami juga baru-baru ini, tepatnya awal Juni mengadakan pelatihan bagi 108 pegawai. Alhamdulillah, dengan pelatihan ini, karyawan kami makin berkualitas. Mereka berkerja secara team work dan rasa memiliki perusahaan sangat tinggi,” imbuh Lucky.

Cara lain yang dilakukan PDAM hingga berkinerja baik adalah menyusun bisnis plan. Salah satunya Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) “Insya Allah tahun ini kita review. Memang masih ada juga sebagian wilayah-wilayah yang belum kita layani selama 24 jam, karena mereka tinggal didataran yang tinggi,” ungkap Lucky. “Contohnya Pohe, Tenda, Tanjung kramat, Donggala, Tenilo, Buliiide, Pilolodaa, Dembe dan Lekobalo. Di wilayah itu suplai airnya masih dilakukan secara bergantian,” tambahnya.

Kemudian terkait pelayanan pembayaran. Lucky mengatakan, selain pembayaran manual, pihaknya juga melayani pelanggan melakukan pembayaran tagihan secara digital. “Bisa lewat BSG dan BTN. Terus juga bisa lewat aplikasi Jack Online, Shopee, indomaret dan alfamart, serta linkaja. Kita juga dalam waktu dekat akan kerjasama dengan BI untuk pembayaran tagihan lewat QRIS,”terang Lucky.

Dari asepk aduan. Menurut Lucky, aduan pelanggan juga menjadi indikator kinerja baik PDAM. Untuk persoalan aduan ini, kata Lucky, pihaknya telah menyediakan call center yang bisa digunakan pelanggan menyampaikan aduannya. “Kami juga ada official akun Facebook dan media sosial lainnya. Alhamdulillah dengan adanya ini secara bertahap, pelanggan mulai menyampaikan aduan mereka tanpa harus di media sosial mereka masing-masing. Dan aduan yang mereka sampaikan, langsung kami tindak lanjuti, sekalipun diluar jam kerja. Anda bisa lihat kan di akun facebook kami, walaupun malam, petugas kami tetap menindaklanjuti aduan pelanggan,” ujar Lucky.

Terakhir, kata Lucky, pada tahun 2020 juga pihaknya menggratiskan tagihan air selama tiga bulan kepada 1.000 pelanggan yang berpenghasilan rendah. Hal itu, dilakukan PDAM Muara Tirta disaat warga tengah kesusahan dalam situasi pandemi. Ditahun yang sama, PDAM juga menggratiskan tagihan air sebanyak 1.600 langganan yang terdampak banjir bandang. “Kami juga menggratiskan air kepada pelanggan di tiga kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Dumbo Raya, Hulonthalangi dan Kota Timur,” pungkasnya.(rwf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *