PMI Semprot Desinfektan 110 Personel 715/MTL 

  • Whatsapp
CEGAH COVID- Petugas PMI Provinsi Gorontalo menggunakan APD lengkap melakukan penyemprotan cairan desinfektan terhadap personel TNI AD Yonif 715/ MTL saat tiba di Bandara Djalaludin Gorontalo, Rabu (2/9). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

GORONTALO -GP- Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo. Kali ini PMI Gorontalo kembali melakukan penyemprotan cairan Desinfektan terhadap 110 personel TNI AD Yonif 715/Motulilato (MTL) di Bandara Djalaludin Gorontalo Rabu (2/9/21). Ratusan personel tersebut merupakan gelombang kedua Purna Tugas Satgas Mobile Penyangga di wilayah Papua selama setahun.

Pantauan Gorontalo Post, sebelum melakukan penyemprotan Desinfektan personel TNI AD, petugas PMI menyemprot semua mobil yang akan ditumpangi para personel yang berada di luar kawasan bandara. Protokol Kesehatan Covid-19 pun diterapkan secara ketat. Mulai dari turun dari pesawat Hercules, semua peralatan yang dibawa personel dicek satu persatu.

Bacaan Lainnya

Kemudian secara bergiliran personel melewati petugas PMI yang dilengkapi APD untuk melakukan penyemprotan desinfektan. Personel diberikan Hand Sanitizer oleh petugas PMI yang lain dan terakhir mencuci tangan di mobil tangki air yang sudah disiapkan petugas PMI di dalam bandara. Sekretaris PMI Provinsi Gorontalo Jusuf Puhi kepada wartawan koran ini mengatakan, penyemprotan desinfektan terhadap personel TNI AD Yonif 715/MTL merupakan kali kedua dilakukan setelah pada Ahad pekan lalu dilakukan di tempat yang sama yakni Bandara Djalaludin Gorontalo.

“Alhamdulillah kita PMI Provinsi Gorontalo beroleh kehormatan yang dipercayakan oleh Korem 133 Nani Wartabone, dimana kita menjemput kedatangan dari Satgas mobile dari TNI AD yang bertugas di Papua selama kurang lebih setahun dan hari ini (kemarin,red) tiba dengan pesawat Hercules,”kata Jusuf Puhi.

Lebih lanjut Jusuf Puhi mengungkapkan, dalam penjemputan terhadap personel Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kosrad) itu, dilakukan dengan menerapkan potokol kesehatan yang ketat serta prosedur ditetapkan dalam rapat yang dilaksanakan di Korem 133 NW. Adapun keterlibatan PMI Gorontalo yakni melakukan penyemprotan desinfektan terhadap anggota TNI beserta seluruh peralatan termasuk mobil truk TNI yang akan ditumpangi nanti, penyemprotan gedung David Toni, kemudian penyediaan tempat cuci tangan. Setelah itu mereka dijemput menuju gedung David-Toni untuk dilaksanakan swab Antigen.

Selanjutnya personel tersebut diisolasi selama lima hari. Lanjut Jusuf, apabaila selama lima hari ada yang kesehatannya terganggu, maka tentu akan ditindaklanjuti dengan isolasi secara terpusat. Pihaknya juga jelas Jusuf akan melakukan hal serupa ketika akan melakukan penjemputan terhadap personel TNI AD gelombang ketiga menggunakan KRI Samarinda melalui Pelabuhan Gorontalo sejumlah 70 orang. Sisanya 180 orang juga akan menggunakan Hercules pada 6 September 2021 nanti.

Adapaun tujuan penyemprotan ini dijelaskan Jusuf dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di bumi Hulondalo. Jusuf menghimbau agar kita semua harus mewaspadai bahwa Corona hingga kini belum tuntas sempurna, masih sementara diusahakan untuk dicegah penularannya dengan menerapkan prokes ketat. “Atas nama pimpinan PMI Provinsi Gorontalo kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan kemitraan kepada semua pihak terutama media massa yang meliput serta menyampaikan informasi ini kepada masyarakat, bahwa TNI merupakan ujung tombak bangsa telah melaksanakan tugas dengan baik, di tengah suasana pandemi covid-19,”tandas Yusuf Puhi.

Diwawancarai terpisah Dandim 1314/Gorut Letkol KAV Embi Triono mengatakan, prosedur yang diterapkan di Bandara Djalaludin Gorontalo sudah sesuai Peraturan Gubernur yang sudah disampaikan dan berlaku di Gorontalo. “Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat terutama PMI Provinsi Gorontalo dalam melakukan penyemprotan Desinfektan serta menyiapkan tempat cuci tangan terhadap personel TNI AD Yonif 715/MTL sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Harapan saya kerjasama ini bisa terus terjalin demi kepentingan seluruh masyarakat Gorontalo,”kunci Letkol KAV Embi Triono. (roy/adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *