Marten- Anies Bertemu di Balai Kota

  • Whatsapp
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha tampak serius berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan, terkait pengembangan UMKM digital,Rabu (15/9) Pemprov DKI mengembangkan platform JakPreneur. (Foto : Ikam/Prokopim)

JAKARTA – GP – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha benar-benar memanfaatkan waktunya pada lawatan ke Ibu Kota Jakarta sejak awal pekan. Ya, setelah dua hari sebelumnya mendatangi Kantor Perpustakaan Nasional dan Kantor Kearsipan Nasional RI untuk melobi bantuan. Kali ini, Wali Kota Gorontalo yang banyak diaspirasikan untuk maju sebagai kandidat Gubernur Gorontalo itu, menemui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Rabu (15/9).

Tujuan Marten menemui Anis tak jauh berbeda dengan kedatangannya ke dua lembaga dua hari sebelumnya, yaitu untuk kepentingan mengembangkan Kota Gorontalo lebih pesat lagi. Dimana, Marten ingin mengadopsi sistem UMKM digital DKI Jakarta yaitu platform JakPreneur, ekosistem berhimpunnya para pemangku kepentingan melakukan kolaborasi, fasilitasi untuk mendorong kreasi pengembangan UMKM.

Bacaan Lainnya

“Tadi saya dengan sejumlah pejabat di Pemkot, bertemu dengan pak Anies. Kami diperkenalkan terobosan yang dilaksanakan untuk pengembangan UMKM dengan membuat platform Jakpreneur. Semua aplikasi termonitor lewat Command Center DKI Jakarta, ” ujar Marten.

Ia mengatakan, kunjungan ke Pemprov Jakarta merupakan tahap awal untuk mengadopsi pemanfaatan digitalisasi pemerintahan. Kunjungan tersebut, lanjut Marten, akan ditindak lanjuti dengan mengirim tim kreatif Pemerintah Kota Gorontalo, ditengah persiapan pelaksanaan digitalisasi UMKM.

“Kami punya tim kreatif UMKM dan digitalisasi. Nanti tindak lanjut kunjungan ini, mereka akan diutus belajar disini,” kata Marten. Selain belajar sistem digitalisasi, Marten juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap strategi penanganan pengendalian covid -19. Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sangat strategis, kerena mampu menurunkan angka kasus aktif dalam waktu yang singkat.

“Awalnya, Jakarta paling tinggi kasus terkonfirmasi, namun saat ini menjadi daerah yang mampu mengendalikan wabah Covid-19. Begitu juga dengan percepatan vaksinasi yang telah menembus 100 persen dari 12 juta penduduk Jakarta. Nah, kami ingin belajar apa saja upaya yang dilakukan,” ucap Marten.

Berbagai upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menangani Covid-19 ini, kata Marten, akan diimplementasikan pihaknya di Kota Gorontalo. “Langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Pemropv DKI melalui sistim yang dinamakan Jakarta kolaborasi akan menjadi bahan bagi kami untuk diimplementasikan dalam penanganan covid 19 maupun memperkuat ekonomi ditingkat bawah,” kunci Marten.(rwf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *