Seluruh Kecamatan Masuk Zona Kuning, Walikota : Prokes Harus Tetap Jalan

  • Whatsapp
Marten Taha
Marten Taha

GORONTALO, GP – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada bulan September ini terus terkendali. Buktinya, jumlah kasus konfirmasi positif terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Gorontalo update 18 September pukul 16.00 Wita, kasus aktif di Kota tersisa 56 kasus.

Data itu juga menyebutkan, seluruh kecamatan yang ada di Kota Gorontalo kini telah berada di zona kuning dengan jumlah kasus aktif rata-rata berada dibawah 10 kasus. Kecamatan yang paling banyak menyumbangkan kasus aktif adalah Kecamatan Kota Timur dengan total kasus 10 kasus. Sementara yang paling sedikit jumlah kasusnya adalah Kecamatan Dumbo Raya, yang hanya memiliki dua kasus aktif.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mensyukuri penurunan kasus aktif Covid-19 di Kota Gorontalo. Menurutnya, anjloknya kasus konfirmasi positif Covid-19 diwilayah yang dipimpinnya itu berkat kerjasama masyarakat yang terus patuh terhadap Protokol Kesehatan (Prokes).

“Saya harap kepatuhan terhadap protokol kesehatan ini tetap dijalankan oleh masyarakat, agar kita akan segera masuk ke zona kuning penyebaran Covid-19,” harap Marten.

Selain kepatuhan terhadap Prokes, turunnya kasus konfirmasi positif di Kota Gorontalo ini tak lepas dari upaya pemerintah setempat menggencarkan pelaksanaan vaksinasi dengan menerapkan pola Tempat Vaksinasi Serentak.

Bagaimana tidak, dengan adanya program TVS ini masyarakat dapat lebih mudah mengakses gerai vaksinasi untuk menjalani penyuntikan vaksin. Vaksinasi dengan sistem TVS ini sendiri dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo disetiap kelurahan yang ada di Kota Gorontalo.

Bukan hanya TVS saja, kata Marten, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi bekerjasama dengan TNI dan Polri yang dilaksanakan di Lapangan Taruna Remaja. “Selain TVS, kami juga melaksanakan vaksinasi massal setiap hari di Lapangan Taruna Remaja. Kegiatan itu kami laksanakan bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri,” ujar Marten.(rwf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *