Idah : Tugas Dekranasda Majukan Industri Kerajinan Daerah

  • Whatsapp
Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie menandatangani berita acara pelantikan Dekranasda Kabupaten Gorontalo, disaksika Bupati Nelson Pomalingo, dan Wakil Bupati Hendra Hemeto. (foto : gorontaloprof.go.id)

LIMBOTO – GP – Ketua dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, melantik pengurus Dekranasda Kabupaten Gorontalo yang diketuai Fory Naway, di Limboto, Senin (10/11). Pelantikan Dekranasda yang digelar dengan protokol kesehatan ketat itu, disaksikan langsung Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, dan Wakil Bupati Gorontalo, Hendra Hemeto, para undangan lainya menyaksikan secar daring.

Dihadapan para pengurus Dekransda Kabupaten Gorontalo, Idah Syahidah mengaku bahagia masih bisa melantik jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Gorontalo. Terlebih menurutnya, ketua Dekranasda yang baru dilantik merupakan periode ketua, yang tentunya bisa melanjutkan kembali program-program yang memang telah dilaksanakan pada periode pertama. “Saya berharap ibu ketua dekranasda bersama jajaran segera menyusun program periode 2021-2026. Sinergitas dan koordinasi antara dekranas, dekranasda provinsi dan kabupaten/kota sangat perlu dilakukan agar hasil pembinaan kepada perajin dapat maksimal,”ugkap Idah, yang juga anggota komisi VIII DPR RI itu.

Bacaan Lainnya

Program kegiatan Dekranasda pada intinya menurut Idah, adalah untuk memajukan industri kerajinan di daerah yang bisa membantu pengembangan sebuah produk kerajinan tangan khas daerah. Karena produk kerajinan bisa menjadi andalan mata pencaharian masyarakat terutama dengan pemanfaatan bahan baku lokal. “Untuk itu kenapa kehadiran Dekranasda menjadi begitu penting. Harapan besar saya, semoga Dekranasda Kabupaten Gorontalo dapat bekerja keras meningkatkan SDM yang bisa menghasilkan produk kerajinan berdaya saing. Saya juga berharap dekranasda dan pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo dapat mengupayakan galeri produk kerajinan daerah sebagai wadah promosi dan pemasaran produk kerajinan daerah,” harapnya. (tro/rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *