Ikut Investasi Bodong, Politisi Hanura Tertipu Rp 1 Miliar

  • Whatsapp
ALEG DPRD Kota Gorontalo dari Partai Demokrat, Ekwan Ahmad saat melapor ke Polda Gorontalo terkait dugaan penipuan Rp 1 Miliyar saat mengikuti investasi bodong. (FOTO : ISTIMEWA)

GORONTALO – GP – Maraknya investasi jenis trader di kalangan masyarakat belakangan ini, membuat siapa saja tergiur, tak terkecuali politisi. Salah seorang anggota DPRD Kota Gorontalo, Ekwan Ahmad, mengaku menjadi korban bisnis investasi itu, politisi Hanura ini merasa tertipu hingga Rp 1 Miliar.

Karena sudah merasa dirugikan atau ditipu sebesar 1 Miliyar, Ekwan Ahmad langsung melaporkan ke Polda Gorontalo. Senin (15/11). Ekwan menceritakan bahwa awalnya, ia dibujuk oleh AP alias Adri, untuk melakukan investasi di PT Best Profit.

Saat itu AP memperlihatkan kepada Ekwan tentang peluang mendapatkan keuntungan lebih besar setalah melakukan investasi. AP memberikan contoh yang melakukan transfer 500 Juta dan kembali sudah Rp 700 juta. Sehingga itu, Ekwan memutuskan untuk berani menanamkan saham sebsar Rp 500 juta.

Akan tetapi, saat Ekwan menagih bagaiamana provit dari keuntungan tersebut, AP menyampaikan bahwa saham lagi tidak bagus, sehingga harus membutuhkan lagi suntikan dana. “Saya diyakinkan untuk bisa mentransfer Rp 500 juta, dan itu saya lakukan. Tapi setelah saya meminta bagiamana untuk Profit lagi, itu tidak diberikan. Malah saya disuruh tambah lagi 500 juta,” ujar Ekwan.

Karena sudah terlanjur melakukan investasi sebesar Rp 500 juta, dan dijanjikan akan ada yang lebih besar, tapi harus menambah lagi Rp 500 juta. Dan itu dilakukan oleh Ekwan Ahmad. “Saya tambah lagi Rp 500 juta, akan tidak juga diberikan kembalinya. Dan saya mendesaknya untuk segera mengembalikan uang saya. Tapi saya malah diminta tambah lagi sebesar Rp 1 Miliyar. Karena saya sudah merasa banyak dirugikan dan ditipu, maka saya langsung melaporkannya ke Polda Gorontalo. Saya sudah rugi sebesar Rp 1 Miliyar,” pungkasnya. (wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *