Idah Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan 

  • Whatsapp
JAGA NKRI - Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan sosialisasi empat pilar kebangsaan bagi pelaku UMKM di Gorontalo, Selasa (23/11). (foto : istimewa)

GORONTALO – GP – Anggota fraksi Golkar DPR RI, Idah Syahidah, mengajak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk berpegangan pada empat pilar kebangsaan, dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas di lingkungan masyarakat. Empat pilar kebangsaan dimaksud, yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.

Bacaan Lainnya

Hal ini dikemukakan Idah Syahidah saat sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan peserta kurang lebih 40 pelaku UMKM, berlangsung di Ballroom Maharani, Kota Gorontalo, Selasa (23/11) pagi. Istri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ini mengatakan, empat pilar kebangsaan merupakan tiang penyanggah yang kokoh agar rakyat Indonesia, hidup nyaman, aman dan tentram, sejahtera dan terhindar dari berbagai macam gangguan.

Ia mengatakan, UMKM merupakan kelompok masyarakat yang juga patut mengetahui dan menerapkan konsep empat pilar kebangsaan itu. “Kelompok UMKM perlu dirangkul untuk ikut menjaga NKRI,”kata Idah. Sebagai kelompok masyarakat yang setiap saat berinteraksi dengan masyarakat lainya, pelaku UMKM diharap dapat menerapkan konsep empat pilari itu. Misalnya, dalam aktivitas berdagang, ada konsumen atau pelanggan yang berasal dari daerah atau suku lain, tetap harus dilayani dan dihormati sebagai sesama warga negara. “Ada sikap saling hormat dan menghargai,”terangnya.

Begitu pun dalam kehidupan di lingkungan masyarakat. Sebagai masyarakat sosial, perlu sikap toleransi, dan mengenal satu sama lain. Hal ini penting, sebab jangan sampai di lingkungan tempat tinggal ada tamu atau warga yang tiba-tiba datang, tanpa lapor aparat setempat, memperlihatkan gelagat aneh atau tidak mudah bergaul, agar diwaspadai. “Jangan sampai awalnya lingkungan kita aman-aman saja, kecau dengan adanya orang-orang seperti ini yang memang punya pemahaman ingin merusak bangsa Indonesia. Ayo bapak/ibu kita jaga dan rawat NKRI, agar kita hidup aman, dan tentram,”katanya.

Idah juga menekankan, jika empat pilar kebangsaan harus ditularkan ke seluruh masyarakat, termasuk di lingkungan keluarga. Para peserta sosialisasi empat pilar kebangsaan dari kelompok UMKM ini diharapnya agar meneruskan ke lingkungan keluarga dan masyarakat. “Ajarkan keanak-anak kita, cucu kita, apa itu Pancasila, UUD 1945, NKRI,dan Bhineka Tunggal Ika,”ucapnya.

Idah mencontohkan dalam kehidupan pribadinya. Sebagai perempuan Jawa, ia bersyukur menikah dengan orang Gorontalo. Dari sini kata dia, terlihat bahwa bangsa Indonesia itu negara yang majemuk tetapi tetap menjunjung tinggi kebersamaan dan persatuan. “Itulah bhineka tunggal ika. Kita berbeda-beda tapi tujuanya satu, Indonesia Raya,”tandasnya. Sosialisasi empat pilar juga mengadirkan narasumber seorang akademisi DR.Bala Bakri, S.IP,S.E, S.Psi, MM. (tro)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *