Genjot Vaksinasi dengan Gelar Razia

Petugas kepolisian ketika memberhentikan salah satu pengendara kenderaan bermotor pada razia vaksinasi yang digelar Pemerintah Kecamatan Kota Selatan, Sabtu (27/11) malam. (Foto : Istimewa)
Petugas kepolisian ketika memberhentikan salah satu pengendara kenderaan bermotor pada razia vaksinasi yang digelar Pemerintah Kecamatan Kota Selatan, Sabtu (27/11) malam. (Foto : Istimewa)

GORONTALO – GP – Pemerintah Kota Gorontalo terus melakukan berbagai cara untuk menggenjot vaksinasi dalam rangka mempercepat membentuk herd immunity. Setelah melakukan vaksinasi dengan pola Tempat Vaksinasi Serentak (TVS), kini Pemerintah Kota Gorontalo mulai melakukan dengan cara baru.

Adalah razia terhadap warga yang belum tervaksin sama sekali. Razia dilakukan pada Sabtu malam didua titik keramaian yang ada di Kota Gorontalo, mulai dari depan warkop Amal, bundaran Hulondhalo Indah (HI), hingga simpang empat Masjid Agung Baiturrahim, Kota Gorontalo.

Bacaan Lainnya

Titik ke dua dilaksanakan di sepanjang jalan bagian depan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), cafe dan restoran di sepanjang jalan Nani Wartabone, hingga di simpang empat dealer kawasaki.

“Kita membagi dua tim. Tim pertama di lokasi warkop Amal, bundaran HI, hingga ke masjid Baiturrahim. Kemudian tim dua, didepan rumah makan milik pak haji Eko atau depan kampus UNG. Sasaran kami yaitu pengguna jalan dan warga yang tengah nongkrong dicafe, warkop, maupun restoran,” ucap Camat Kota Selatan, Sumaryadi Tone ketika, diwawancarai Gorontalo Post, Ahad (28/11) melalui sambungan telepon seluler.

Dari razia tersebut, lanjut Sumaryadi, pihaknya berhasil mengamankan 260 warga yang belum menjalani vaksinasi. Warga ini, kata Sumaryadi, digiring ke lokasi vaksinasi. “Titik pertama lokasi vaksinasinya di warkop Amal. Sedangkan titik ke dua di rumah makan milik pak haji Eko,” jelas Sumaryadi.

Ia menambahkan, razia yang dilaksanakan pihaknya ini terselenggara atas kerjasama Polres Gorontalo Kota, Polsek Kota Selatan, Koramil Kota Selatan, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Karang Taruna Kecamatan Kota Selatan.

“Kami berbagi tugas, aparat TNI dan Polri yang menyetop kenderaan yang melintas sambil meminta pengendara untuk menunjukkan kartu vaksin. Yang tidak memiliki dan dicek diaplikasi pedulilindungi datanya tidak ada, maka akan divaksin. Dikes yang melakukan penyuntikan vaksin,” kata Sumaryadi.

Lebih lanjut, Sumaryadi menyampaikan, razia seperti ini akan terus dilaksanakan pihaknya. Rencanya, kata Sumaryadi, akan dilaksanakan setiap Sabtu malam dengan lokasi yang berbeda-beda.

Ia berharap, dengan cara seperti ini jumlah warga Kota Gorontalo yang menjalani vaksinasi akan terus mengalami peningkatan, sehingga herd immunity di Kota Gorontalo akan segera terbentuk. “Apabila, kekebalan kelompok sudah terbentuk, maka saya yakin penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) akan semakin terkendali,” pungkas Sumaryadi.(rwf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *