Pembuat Senjata Rakitan, Serahkan Diri ke Polda

Rocky mendatangi Polda Gorontalo untuk menyerahkan senjata api buatanya sendiri. (foto : dok/polda)

GORONTALO – GP – Seorang warga Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, bernama Rocky (30) menyerahkan senjata rakitan ke pihak kepolisian di Polda Gorontalo. Ia mengaku sadar jika perbuatannya menyimpan senjata yang membahayakan jiwa itu melanggar hukum. Selama ini ia telah memproduksi 18 unit senjata, bahayanya, sebagian senjata itu berada di tangan masyarakat.

Berbekal pengetahuan dengan melihat konten media sosial youtube, seseorang bisa menduplikasi apa saja yang diinginkan, tak terkecuali hal-hal yang membahayakan dan melanggar hukum yaitu merakit senjata api. Seperti yang dilakukan Rocky (30), warga Kota Gorontalo yang sukarela menyerahkan senpi rakitanya ke Polda Gorontalo, Jumat (26/11) kemarin. Menurutnya, ia belajar membuat senjata rakitan untuk berburu dari sebuah konten youtube yang berasal dari luar negeri.

Bacaan Lainnya

Namun, kemarin, ia dengan sadar dan sukarela mendatangi Polda Gorontalo untuk menyerahkan sepucuk senjata api rakitan yang menurutnya hanya digunakan untuk berburu itu. Rocky merasa jika apa yang dia lakukan selama ini yaitu dengan membuat senjata api rakitan adalah perbuatan yang melanggar hukum. “Selama ini saya seperti tidak tenang menyimpan senjata api rakitan yang saya buat ini, karena tidak ada surat ijin dan ini melanggar hukum,” ucap Rocky.

Dengan dikawal anggota Resmob dan Dit Intelkam Polda Gorontalo, sepucuk senjata api rakitan diserahkan kepada Polda Gorontalo dan diterima langsung oleh Direktur Intelkam Polda Gorontalo, Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan Putra, SIK. Barang bukti senpi rakitan itu selanjutnya akan di gudangkan. Dari hasil interogasi yang dilakukan oleh anggota Resmob dan Dit Intelkam Polda Gorontalo, Rocky mengatakan bahwa dirinya merakit senjata api sejak tahun 2016, dan sudah merakit sebanyak 18 pucuk senjata, dengan sudah diserahkannya satu kepada pihak Polda Gorontalo dan sebelumnya empat kepada TNI, sementara 13 pucuk senjata api rakitan lainya, berada di tangan orang lain, yakni masyarakat sipil biasa.

Untuk itu Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus, melalui Dir Intelkam Polda Gorontalo, Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan Putra, SIK, menghimbau kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata api rakitan untuk dengan sukarela menyerahkan kepada pihak Polda Gorontalo. “Kami menjamin keamanan kepada masyarakat yang dengan itikad baik mau menyerahkan senjata api rakitan kepada Polda Gorontalo,”kata Kombes Pol Sukendar.

Hal yang sama juga di sampaikan Rocky, dimana dirinya berharap masyarakat yang menyimpan rakitan untuk segera menyerahkan kepada pihak kepolisian, karena tindakan tersebut adalah melanggar hukum. Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK membenarkan Polda Gorontalo telah menerima sepucuk senjata api rakitan yang diserahkan langsung oleh pemiliknya yaitu Rocky. “Senjata sudah diterima oleh Subdit IV Dit Intelkam Polda Gorontalo yang kemudian akan digudangkan, untuk pemiliknya setelah membuat Berita Acara Penyerahan selanjutnya diperbolehkan untuk kembali kerumah,” tutup Wahyu. (roy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *