Pimpinan BSG Bonebol Apresiasi Kinerja Hamim

Branch Manager BSG Cabang Suwawa Kasmir Abd. Hamid saat diwawancarai awak media, Jumat (26/11/21). (Foto: Istimewa).

BONEBOL -GP- Kinerja Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou dan jajarannya di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bonebol mendapat apresiasi dari Pimpinan BSG Cabang Suwawa Kasmir Abd Hamid. Menyusul prestasi Cemerlang kembali ditorehkan Pemkab Bonebol yang mendapatkan penghargaan dari Bank Indonesia (BI).

“Selaku pimpinan BSG Cabang Suwawa saya sangat salut bahkan mengapresiasi atas kinerja Pemkab Bone Bolango dibawah pimpinan bapak Bupati Bonebol Hamim Pou yang terbukti meraih penghargaan dari Bank Indonesia dalam hal Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD),”kata Branch Manager BSG Cabang Suwawa Kasmir Abd. Hamid kepada Gorontalo Post, Jumat (26/11/21).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut dikatakan Kasmir, bahwa prestasi Pemkab Bone Bolango bukan hanya diatas kertas semata, namun sudah terbukti dengan karya nyata. Diawali pada 2017 silam, BSG Suwawa telah mengimplementasi Transaksi Non Tunai (TNT) untuk belanja daerah di Kabupaten Bone Bolango. TNT ini merujuk pada Surat Edaran Mendagri Nomor 910/1867/SJ tanggal 17 April 2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Kasmir menjelaskan, TNT merupakan pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak lain dengan menggunakan instrument berupa Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), cek, bilyet, giro, uang elektronik atau sejenisnya.

Menurut Kasmir, dengan penerapan TNT, maka pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), akan menjadi efektif, efisien, akuntabel, terukur. Adapun manfaat TNT jelas Kasmir yakni, di antaranya aliran dana seluruh transaksi dapat ditelusuri sehingga lebih akuntabel, seluruh transaksi didukung dengan bukti yang sah, mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas.

Serta, pengendalian internal pengelolaan kas meningkat, belanja lebih efektif dan efisien, pola penyerapan anggaran lebih teratur dan terukur, penyerapan anggaran belanja lebih optimal.

Untuk objek penerapan TNT, yakni seluruh OPD dan Kecamatan se Kabupaten Bone Bolango. Pada 2018 berkembang dengan penggunaan aplikasi (Kas daerah (Kasda) Online. Pentingnya penerapan aplikasi KASDA Online ungkap Kasmir yakni memberikan benefit kepada pemerintah daerah dari sisi keamanan, kemudahan, kecepatan dan Kehandalan (4K).

Penerapan Aplikasi KASDA Online ini sudah sejalan dengan edaran Menteri dalam Negeri dalam pengimplementasian transaksi non tunai mulai 1 Januari 2018 (Surat Edaran Mendagri No. 910/1867/SJ tanggal 17 April 2017 tentang Implementasi Transaksi Non tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kota). Sementara itu pada 2019 ETPD Bone Bolango dikembangkan lagi dengan aplikasi Kasda Desa (KASA). Adapun system aplikasi KASA Online V2.3 dikatakan Kasmir merupakan solusi pengelolaan keuangan Pemda Bone Bolango yanga dikembangan Bank SulutGo dalam memberikan keuntungan kepada pemerintah daerah Bone Bolango.

Semenjak disosialisasikan pada 2019 lalu, kini aplikasi KASA telah diimplementasikan para Kepala Desa se Kabupaten Bone Bolango terutama dalam hal pengelolaan keuangan desa, salah satunya Dana Desa (Dandes). “Ya, pada 2020 sampai dengan saat ini, sistem kami telah terintegrasi dengan sistem penerimaan pendapatan pemerintah daerah Bone Bolango. Yang pasti Bone Bolango adalah daerah kreatif inovatif di tanah Gorontalo. Tak heran sejumlah daerah maju di Indonesia datang ke Pemkab Bone Bolango untuk melakukan study tiru terkait penerapan ETPD hingga ke desa,”kunci orang nomor satu di BSG Cabang Suwawa ini. (adv/roy).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *