Bertemu di Jakarta Bahas Politik, Rachmat- Marten Makin Lengket

Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel ketika foto bersama dengan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, dimeja kerja aleg DPR RI dari Dapil Gorontalo itu, Kamis (20/1). (Foto : Istimewa)

JAKARTA -GP– Walikota Gorontalo Marten Taha sepertinya tak ingin menjadi penonton di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo 2024 mendatang. Seandainya, Ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo itu, tak mendapatkan rekomendasi sebagai calon Golkar.

Potensi Marten Taha tak akan mendapatkan tiket dari Golkar cukup terbuka. Mengingat Golkar punya banyak kader untuk diusung partai. Seperti Anggota DPR-RI Idah Syahidah yang juga istri Gubernur sekaligus Ketua DPD I Golkar Gorontalo Rusli Habibie.

Bacaan Lainnya

Ada pula mantan Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga serta tokoh Golkar Gorontalo di DPP Golkar seperti Roem Kono dan Zainudin Amali. Belum lagi ada mantan Wakil Gubernur Tonny Uloli.

Banyaknya pesaing di bursa calon Golkar, tak heran membuat Marten Taha sepertinya mulai menyiapkan opsi alternatif. Diusung dan berpasangan dengan kader partai lain.

Sejauh ini, Marten Taha terus diwacanakan berpasangan dengan tokoh Nasdem Gorontalo Rachmat Gobel. Apresiasi terhadap penggadangan itu, tak hanya datang dari barisan pendukung Marten Taha tapi juga dari kalangan Nasdem.

Marten Taha sepertinya juga terterima di kalangan kader Nasdem. Buktinya, Marten Taha beberapa kali menghadiri kegiatan kedinasan Rachmat Gobel sebagai Wakil Ketua DPR-RI di Gorontalo. Kegiatan itu, banyak dihadiri petinggi dan pengurus Nasdem Gorontalo.

Kuatnya penggadangan Rachmat-Marten di Pilgub cukup beralasan. Sebab keduanya sudah banyak kali melakukan pertemuan baik di Gorontalo maupun di Jakarta.

Kabar terbaru, Marten Taha menemui Rachmat Gobel di Jakarta, Kamis (20/1). Keduanya bertemu di DPR-RI. Tepatnya di ruang kerja Wakil Ketua DPR-RI Rachmat Gobel.

Saat diwawancarai Gorontalo Post perihal pertemuan tersebut, Marten mengakui, selain membahas Kerjasama Pengelolaan (KSP) Benteng Otanaha, Rumah Adat Dulohupa dan Stadion Merdeka, keduanya turut membahas politik.

“Namanya politisi kalau bertemu pasti ada sedikit membahas politik. Dan ini tidak bisa dipungkiri. Termasuk pertemuan dengan pak Rachmat tadi. Tapi, kami lebih fokus ke pemerintahan,” ucap Marten melalui sambungan telepon seluler usai pertemuan.(rwf)

Pos terkait