Orderan Usaha Mebel Minim

Gorontalopost.id – Beberapa usaha di Kota Gorontalo tak berdaya di tengah pandemi Corona. Jumlah permintaan menurun drastis yang membuat pemasukan bisnis menipis tetapi beban pengeluaran bertambah seiring makin mahalnya sembako.

Misalnya usaha mebel milik Frengky, warga Kelurahan Tomulabutao Selatan, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Di masa pandemi Covid-19, usaha mebelnya terdampak.

Tidak ada lagi pesanan mebel yang masuk seperti tahun-tahun sebelumnya yang cukup banyak. “Dulu sebelum pandemi Covid-19 saya selalu mendapat pesanan lemari dan bufet bahkan saya juga membuat arisan lemari dan bufet.

Namun setelah Covid-19 usaha saya mulai mengalami penurunan, sudah tidak ada lagi orderan lemari atau bufet yang masuk,” ujar Frengky.

Ia berharap ramadan hingga menjelang lebaran nanti permintaan bisa kembali naik. “Biasanya di bulan ramadan ada permintaan lemari dan bufet itu ada,” tuturnya.(dan)

Comment