Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Alumni SMPN Tapa 1988 Berbagi Sesama

Ketua Alumni SMPN Tapa angkatan 1988, Parmin Aziz, didampingi sejumlah pengurus, ketika menyerahkan santunan kepada alumni SMPN Tapa angkatan 1988 yang kurang mampu, Sabtu (16/4). (Foto : Rendi Wardani Fathan/Gorontalo Post)

Gorontalopost.id – Alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Tapa angkatan 1988 punya cara tersendiri dalam menebarkan kebaikan di bulan suci Ramadan. Adalah berbagi kepada sesama alumni yang ekonominya tergolong rendah. Aksi sosial itu diselenggarakan pada Sabtu (16/4) secara mobile, dimana bantuan berupa bahan pokok dan sejumlah dana diantarkan langsung kepada penerima.

Menurut Ketua alumni SMPN Tapa angkatan 1988, Parmin Aziz, bagi-bagi bantuan bahan pokok dan sejumlah dana kepada para alumni yang kurang mampu merupakan program rutin yang dilaksanakan setahun sekali disetiap bulan Ramadan oleh alumnus SMPN Tapa 1988.

Bacaan Lainnya

“Program ini sudah berlangsung sejak empat tahun, setelah alumni terbentuk sampai dengan hari ini,” tandas Parmin yang juga Camat Bulango Selatan, ketika diwawancarai, usai dirinya menyerahkan bantuan.

Ia menambahkan, program berbagi di bulan suci Ramadan terselenggara atas kekompakan dan kerjasama dari para alumni, khususnya pengurus yang tergabung dalam tim Bilibidu, yang tiada hentinya menyelenggarakan berbagai program sesuai yang dirancang setelah dibentuk.

“Dalam kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh sahabat alumni yang telah menjadi donatur antara lain, pak Imran Sango, pak dokter Sukri, pak Erwin Sunge, Syaiful Mohi dan teman-teman semua, terutama pengurus alumni 1988 yang kami namai team bilibidu. Team ini ibaratnya kue tradisonal di Gorontalo, modelnya seperti angka delapan bersusun dan juga melambangkan rangkaian yang tidak terputus,” jelas Parmin panjang lebar.

Masih kata Parmin, disamping program santunan, alumni SMPN Tapa angkatan 1988 juga memiliki program lain yang dilaksanakan pada bulan Ramadan, diantaranya reuni akbar, tadarus Al-Qur’an, bagi-bagi takjil.

“Di luar ramadan juga ada, yaitu kegiatan sosial, seperti anjangsana ke panti asuhan. Selain itu, ada juga program santunan duka bagi sahabat alumni yang berduka, termasuk didalamnya aggota keluarga, mulai dari istri hingga anak. Ada pula santunan untuk alumni yang sakit,” pungkas Parmin.(rwf/*)

Pos terkait