Pejabat Baru Harus Siap Hadapi Tantangan

REKTOR UNG, Dr. Eduart Wolok, MT saat melakukan pelantikan. (FOTO : HUMAS)

Gorontalopost.id – Dalam mengoptimalkan kinerja di tingkat fakultas maupun unit, Rektor UNG Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, melakukan pelantikan dan pengembilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan kampus. Rangkaian pelantikan untuk delapan posisi jabatan dilakukan Rektor dengan disaksikan oleh civitas akademika UNG.

Menurut Rektor rangkaian pelantikan yang dilaksanakan merupakan bagian dari dua hal, yakni untuk mengisi kekosongan jabatan di tingkat fakultas dan unit pelaksana teknis, serta melakukan optialisasi kinerja dalam bentuk tata kelola organisasi.

Bacaan Lainnya

“Kenapa ini harus dilakukan? Dikarenakan UNG saat ini diperhadapkan dengan tantangan yang semakin berat, sehingga membutuhkan reaksi yang lebih cepat dalam menghadapi tantangan tersebut,” ungkap Rektor.

Menurutnya pelantikan semata-mata dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja lembaga berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan. Dari evaluasi tersebut bukan berarti pejabat yang telah diganti menunjukkan kinerja yang tidak baik, namun untuk meng-upgrade tantangan dan respon yang dibutuhkan.

“Selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Banyak tantangan berat yang harus dihadapi kedepan dan ini tentunya tidak mudah, olehnya pejabat yang baru harus bekerja ekstra cepat dengan adaptasi yang juga harus cepat,” terangnya.

Adapun pejabat yang dilantik Rektor yakni Dr. Salam, S.Pd, M.Pd, sebagai wakil dekan bidang akademik FSB, Moh. Syahrun Ibrahim, S.Pd, M.Ed, Ph.D, sebagai wakil dekan bidang umum dan keuangan FSB, Dr. Raflin Hinelo, M.Si, sebagai wakil dekan bidang akademik FE, Dr. Mohamad Syafri Tuloli, ST, MT, sebagai kepala UPT. teknologi informasi dan komunikasi, Dr. Abid S.S., MA. TESOL sebagai kepala UPT. Kerjasama dan layanan internasional, Dr. Jusna Ahmad, M.Si, kepala pusat pengembangan inovasi pembelajaran, Jumiati Ilham, ST, MT, sebagai kepala pusat penjaminan mutu dan Salahudin Olii, ST, MT, sebagai kepala pusat kuliah kerja nyata dan pemberdayaan masyarakat. (wan/ung)

Pos terkait