Odu’olo NKRI

Ilustrasi

Gorontalopost.id – Besok 12 Mei 2022, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim, menyudahi pengabdian mereka memimpin Provinsi Gorontalo. Duet yang dikenal Nyata Karya Rusli Idris (NKRI) ini genap satu dasawarsa atau dua periode mengendalikan daerah ini. Banyak torehan prestasi yang dicapai, pun begitu dengan program pembangunan yang dijalankan.

“Terimakasih NKRI, sehat terus pak Rusli dan pak Idris,”begitu kata warga yang ramai di media sosial, sejak sepekan terakhir.

Bacaan Lainnya

Ucapan terimakasih warga bukan tanpa alasan, NKRI dinilai sukses dalam menjalankan program pembangunan. Di tangan NKRI, terminal bandara Djalaludin Gorontalo berhasil naik kelas.

Tampilanya moderen dan megah, serta dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang yang umumnya ada dibandara Internasional, gedung terminal mampu menampung 2.500 penumpang dan menggantikan gedung terminal lama yang hanya cukup untuk 250 penumpang.

Infrastruktur lain yang menonjol adalah Gorontalo Outer Ring Road (GORR), jalan lingkar luar ini menjadi alternatif strategis menghubungkan bandara Djalaludin ke Gorontalo dan sebaliknya.

Akses Biluhu-Bilato dan Batudaa Pantai yang dirindukan warga setempat selama 60 tahun, baru terealisasi di tangan NKRI. Rusli-Idris juga berhasil memulai pembangunan Waduk Bolangu Ulu berbanderol Rp 2 triliun, serta membenahi sejumlah infrastruktur dasar masyarakat di seluruh kabupaten kota.

Awal memimpin Provinsi Gorontalo, NKRI memprioritaskan sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan. Gorontalo menjadi salah satu provinsi yang seluruh warganya tercover asuransi kesehatan atau Universal Health Coverage.

“Cukup dengan KTP, seluruh masyarakat Gorontalo bebas berobat ke layanan kesehatan,”kata Rusli Habibie. Pemprov menggelontorkan program Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta) untuk penangananya.

Disektor ini, Rusli-Idris juga berhasil mewujudkan rumah sakit provinsi. Dengan mengambil nama ibu negara ke tiga, dr.Hasri Ainun Habibie, RS Provinsi yang beralamat di eks plaza limboto kini sudah difungsikan, sebagian besar tempat tidur untuk masyarakat miskin dan gratis.

Sektor pendidikan apalagi, Rusli-Idris menggratiskan seluruh biaya pendidikan dari semua jenjang, sekolah negeri dilarang melakukan pungutan dalam bentuk apapun.

Beasiswa juga dikucurkan untuk mahasiswa hingga jenjang doktoral. Pada sektor ekonomi kerakyatan, Rusli-Idris mampu menggenjot produksi pertanian yang menjadi ‘ladang’ ekonomi masyarakat Gorontalo.

Produksi jagung meningkat gila-gilaan, hingga pernah mencapai hampir dua juta ton. Kinerja ekspor juga meningkat dari produk pertanian dan perikanan, dan mampu menekan angka kemiskinan disitiap tahun.

Pada sisi pemerintahan, NKRI sukses menerapkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Setiap tahun selama memimpin Provinsi Gorontalo, Pemprov selalu mengantongi predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Besok, NKRI menyudahi kepimpinan mereka, beragam catatan keberhasilan itu tak lepas dari harmonisasi keduanya yang tanpa gesekan selama memimpin Provinsi Gorontalo. Odu’olo (terima kasih) NKRI. (tro)

Pos terkait