Hamka Tegaskan Netralitas ASN

TEGASKAN NETRALITAS - Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, bersama Ketua KASN, Prof. Agus Pramusinto, saat bertemu di Jakarta, Jumat (13/5). (foto : istimewa)

Gorontalopost.id  – Sehari setelah dilantik, Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo Hamka Hendra Nur langsung menemui Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Prof Agus Pramusinto, MDA, PhD, Jumat (13/5) kemarin di Jakarta.

Sebagai ASN yang ditempatkan di Gorontalo sebagai Penjagub, Hamka melaporkan bahwa dirinya ingin memimpin Gorontalo dengan sistem birokrasi yang professional dan transparan. Ini sebagai Langkah awal untuk membicarakan netralitas politik birokrasi.

Bacaan Lainnya

“Saya bilang ke beliau (Ketua KASN, red), bahwa saya ditunjuk oleh Presiden, bukan partai politik. Jadi harus tegak lurus dan berpatron kepada presiden karena di SK-kan oleh Presiden,” ujar Hamka saat dihubungi Gorontalo Post, kemarin.

Hamka menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki beban politik ke partai manapun dan akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Penjagub.

Meskipun bukan dari Kemendagri, tapi Hamka merupakan seorang ASN yang sudah matang di birokrasi sehingga netralitasnya sebagai ASN tidak diragukan lagi. Selama ikut dengan Menpora Zainudin Amali yang notabene sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar, Hamka mengaku tak pernah ada ada arahan apapun, termasuk tidak pernah terlibat dalam urusan kepartaian, karena menjaga netralitasnya sebagai ASN.

“Bahkan pernah ketika Menpora memiliki agenda partai dan saya menanyakan apakah harus ikut atau tidak, beliau melarang karena saya ASN,” tambahnya lagi.

Hamka menegaskan bahwa dirinya diusulkan oleh Menpora sebagai atasan langsung dan tidak memiliki hutang budi karena mengikuti proses ini melalui mekanisme dan procedural. “Saya sudah sampaikan kepada para pimpinan SKPD agar berpatron kepada prosedur.

Kalaun berpatron kepada partai politik, saya lawan. Kalau main politik, lebih baik mundur,” tegas staf ahli Kemenpora itu.

Sementara itu, Ketua KASN Agus Pramusinto meminta Hamka untuk tetap mengacu pada UU ASN dan kalau bermasalah, cari yang lain, yang professional yang memiliki netralitas dan professional.

Jika netralitas dan profesionalisme ini dijaga maka akan mudah untuk menjalankan roda pemerintahan. (fem)

Pos terkait