Hamka Tak Punya Beban Politik

HAMKA HENDRA NOER

Gorontalopost.id – Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, telah melewati seluruh rangkaian adat, sebagai prosesi penerimaanya untuk memimpin Gorontalo, Senin (16/5).

Sebagai penjabat gubernur yang ditunjuk langsung Presiden, Hamka tak memiliki beban politik terutama terhadap partai politik. Makanya, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Lamahu ini, menagaskan, ia hanya akan tegak lurus menjalankan roda pemerintahan sebagaimana mekanisme yang ada. Hamka menegaskan, sebagai penjabat Gubernur, ia tidak berafiliasi dengan partai politik menapun.

Bacaan Lainnya

“Saya ditunjuk oleh Presiden, bukan partai politik. Jadi harus tegak lurus dan berpatron kepada presiden karena di SK-kan oleh Presiden,” ujar Hamka kepada Gorontalo Post.

Begitu pun kata dia, dengan seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN). Sebagai aparatur publik, lanjut Hamka, tidak boleh berpatron pada partai politik tertentu, apalagi sampai terlibat politik praktis. Jika itu terjadi, maka ia menyarankan agar segera mengundurkan diri dari ASN.

Hamka menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki beban politik ke partai manapun, dan hanya akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Penjagub. “Kalaun berpatron kepada partai politik, saya lawan. Kalau main politik, lebih baik mundur,” tegas staf ahli Kemenpora itu.

Ia berharap kehadiranya di Gorontalo mendapat dukungan semua pihak, termasuk jajaran ASN dan OPD di lingkungan Pemprov Gorontalo. Menurut Hamka, ia tidak mungkin bisa bekerja sendiri tanpa dukungan, kepemimpinanya nanti juga akan terbuka, termasuk dengan kritik yang punya solusi membangun.

“Saya mohon dibantu, kita bekerja sama, jangan ragu ragu, saya tidak punya kepentingan apa apa,”tandasnya saat ramah tamah dengan pimpinan OPD baru-baru ini. Seperti diketahui, Hamka merupakan pejabat eselon satu Kemenpora, yang dipilih Presiden Joko Widodo untuk mengisi pemerintahan transisi menjelang Pilkada serentak 2024 mendatang.

Anak buah Menpora Zainudin Amali ini diusulkan bersama dua nama lainya, yakni Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, dan Deputi IV Kemenko Ekonomi, Rudi Salahudin. (tro)

Pos terkait