Megawati Punya Kriteria Capres

Gorontalopost.id – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri rupanya sudah memiliki kriteria calon presiden (Capres) yang akan dipilih untuk diusung PDIP. Kriteria itu dibocorkan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

“Ibu Mega di dalam tradisi beliau untuk calon pemimpin itu melihat rekam jejaknya, melihat karakternya, melihat daya juangnya,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/6) sebagaimana dilansir merdeka.com.

Kriteria berikutnya, Megawati memilih calon pemimpin yang mau mendengarkan aspirasi rakyat. Megawati juga memohon petunjuk dari Tuhan dalam memilih capres dan cawapres.

“Kemudian sebagai insan yang percaya pada Tuhan, tentu juga memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Hasto.

Hasto mengatakan, kader-kader PDIP sudah dipersiapkan untuk menjadi calon pemimpin masa depan melalui kaderisasi. Namun, ia tidak menyinggung siapa yang akan didorong PDIP di 2024.

“Tidak bermaksud menyombongkan diri, dari jumlah kader-kader yang telah dipersiapkan melalui sekolah partai, banyak yang menjalankan amanat rakyat. Itulah yang dilakukan melalui kaderisasi ini. Ini adalah jawaban untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin yang mumpuni,” ujar Hasto.

Dia meminta kader PDIP untuk menunggu arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait pencalonan presiden. Hasto mengingatkan, Megawati telah terbukti melahirkan Presiden Joko Widodo yang mampu memimpin dua periode. PDIP membawa Jokowi menang dua kali Pilpres pada Pemilu 2014 dan 2019.

“Jadi urusan Pilpres ini, ibu ketua umum mandatnya terbukti 2014 2019 lahirnya kepemimpinan pak Jokowi yang mampu membawa kemajuan Indonesia raya,” ujar Hasto.

Menurut Hasto, kepemimpinan Presiden Jokowi harus dilanjutkan. PDIP menyiapkan pemimpin yang berkesinambungan melalui proses kaderisasi.

“Dalam koridor strategis yang berkesinambungan sejak zaman bung Karno, bu Mega sampai sekarang dan ke depan itulah cara PDIP mempersiapkan pemimpin melalui proses kaderisasi,” tegas Hasto. (merdeka)

Comment