Dua Residivis Curanmor Diancam 9 Tahun Penjara, Satu Pelaku Masih Proses Pembinaan Lapas Ampana

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si didampingi Kasat Reskrim, Iptu Moh. Nauval Seno,S.T.K,S.I.K saat melaksanakan pres rilis pengungkapan Curanmor di wilayah Kota Gorontalo. (F. Natha/ Gorontalo Post)

Gorontalopost.id – Dua residivis pencurian sepeda motor (Curanmor) yang berhasil ditangkap oleh Tim Rajawali (Buser,red) Polres Gorontalo Kota, pada Jumat (17/06/2022), diancam dengan hukuman 9 tahun penjara.

Kedua residivis tersebut yakni HW alias Gerry (38), warga Kecamatan Pinangan dan KM alias Buang (36), warga Desa Tingkohubu Timur, Kabupaten Bone Bolango. Mirisnya lagi, HW ternyata saat ini masih menjalani proses pembinaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ampana, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bacaan Lainnya

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto,S.I.K,M.Si mengatakan, kedua pelaku ini merupakan residivis Curanmor maupun penganiayaan. Aksi keduanya dilakukan pada Senin (06/06/2022) di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pada saat itu, HW dan KM sudah mengkonsumsi minuman keras (Miras) dari wilayah Bone Bolango dan keduanya pun menuju ke Kota Gorontalo dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox warna merah.

Setelah berada di wilayah Kota Gorontalo, keduanya kemudian melihat masyarakat yang menggunakan sepeda motor. Saat itu terlitas pikiran untuk mengikuti pemilik motor hingga ke rumahnya. Keduanya kemudian memantau lokasi sekitar dan setelah kondisi aman, mereka masuk ke dalam pekarangan rumah, untuk mengambil sepeda motor merek Honda Beat warna hitam. Motor itu kemudian di dorong ke rumah teman mereka yang berada di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

“Motor tersebut diganti plat nomor, dan kemudian dijual di wilayah Limboto, Kabupaten Gorontalo, dengan harga Rp 2 juta, ditambah dengan satu unit handphone merek Oppo. Hasilnya penjualan itu kemudian dibagi dua oleh pelaku,” jelasnya pada saat press rilis, yang didampingi Kasat Reskrim, Iptu Moh. Nauval Seno,S.T.K,S.I.K.
Lanjut kata Alumnus Akpol 2000 ini, kedua pelaku pula telah melakukan aksinya secara berulang kali di wilayah Kota Gorontalo.

Dalam sebulan, keduanya telah mencuri tiga unit sepeda motor. Para pelaku pula, dengan terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas, akibat melakukan perlawanan terhadap aparat Kepolisian, ketika hendak ditangkap di Kelurahan Tenda dan di Kecamatan Suwawa, Bone Bolango.

“Kedua tersangka kini sudah di tahan di Polres Gorontalo Kota dan barang bukti pula telah kami amankan. Keduanya kami jerat dengan Pasal berlapis yakni Pasal 363 KUHPidana junto Pasal 468 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tegasnya. (Mag02)

Pos terkait