Jalan Jhon Ario Katili Berdebu

Aktivitas lalu-lalang kendaraan di Jalan Jhon Ario Katili menyebabkan penyebaran debu disekitar jalan. (F. Vidya Yolanda Hanis/ Gorontalo Post)

Gorontalopost.id – Proyek pekerjaan jalan Jhon Ario Katili, yang saat ini dalam proses, menuai sorotan dari masyarakat pengguna jalan. Pasalnya, jalan tersebut kondisinya berdebu, sehingga mengganggu para pengguna jalan.

Pantauan Gorontalo Post, Rabu (22/06/2022), sepanjang jalan Jhon Ario Katili sangat berdebu, sehingga membuat masyarakat sekitar dan juga pengendara kendaraan mengeluh. Bagaimana tidak? Debu yang beterbangan membuat penglihatan kabur, dan mengganggu pernapasan. Hal ini yang diharapkan oleh masyarakat, agar para pengguna kendaraan, dapat berhati-hati serta tidak memacu kendaraannya, agar tidak menimbulkan debu.

Bacaan Lainnya

Jefri selaku pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengatakan, mobilitas kendaraan yang terus meningkat, terutama mobil berukuran besar menjadi penyebab jalanan banyak debu. Seandainya jika laju kendaraan dikondisikan dengan baik, maka jalan tersebut tidak akan terlalu parah.

“Tindakan yang kami ambil untuk pencegahan jalanan berdebu dengan melakukan penyiraman setiap 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir penyebaran debu disepanjang jalan,” ungkapnya.

Untuk menangani persoalan ini, pengawas secara resmi sudah menyurati beberapa pihak. Diantaranya, Korlantas, Polres Gorontalo Kota, dan Kasat Lantas, agar turut membantu dalam mengurai aktivitas pengguna jalan.

“Namun, hingga saat ini belum ada respon dan tindakan dari pihak terkait,” ujarnya.
Ibu Rahma yang merupakan salah satu pengguna jalan mengungkapkan, saat ini sudah memasuki musim pancaroba. Kadang hujan kadang terik. Apabila hujan mengguyur, jalanan dipenuhi becek. Sebaliknya, jika cuaca terik, kondisi jalanan akan lebih berdebu.

“Kami berharap agar pekerjaan jalan ini bisa lebih cepat selesai, sehingga tidak memberikan dampak buruk bagi masyarakat,” harapnya.

Sejak awal pembongkaran jalan, imbauan kepada pengguna jalan gencar dilakukan dengan dipasangnya penanda dibeberapa titik lokasi. (Mg09/Mg13)

Pos terkait