Ratusan Mahasiswa UNG-UGM Mengabdi di 3 Provinsi, Lewat KKN Kolaboratif Teluk Tomini

FOTO Bersama Pelepasan Mahasiswa KKN UNG dan UGM. Senin (26/6). (FOTO : HUMAS)

Gorontalopost.id – Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Gadjah Mada siap terjun untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Dengan membawa tugas khusus untuk pengembangan kawasan teluk tomini, kolaborasi mahasiswa UNG – UGM akan mengabdikan diri melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif.

Mahasiswa terpilih yang terdiri dari 143 mahasiswa UNG dan 51 mahasiswa UGM resmi dilepas oleh Wali Kota Gorontalo Marten Taha, didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Mohammad Amir Arham.

Bacaan Lainnya

Seluruhnya akan fokus melakukan pengabdian di wilayah teluk tomini meliputi Kabupaten Sangihe, Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Pohuwato.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Mohammad Amir Arham mengatakan, pengabdian bersama UGM merupakan KKN kolaborasi yang kedua kalinya dilaksanakan UNG. Program pengabdian ini merupakan KKN kolaboratif yang direkognisi menjadi 20 SKS mata kuliah.

“KKN ini sedapat mungkin bukan sekedar kolaborasi bersama dilokasi, namun juga dapat menjadi kesempatan untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman antar mahasiswa. Sehingga ketika selesai KKN akan banyak bekal yang bisa didapatkan mahasiswa kedua Universitas,” ujar Amir.

Kehadiran mahasiswa di kawasan teluk tomini diharapkan dapat menjadi pemicu berbagai potensi yang dimiliki masyarakat di desa, untuk kemudian dapat lebih dikembangkan melalui kegiatan pengabdian dan penelitian dosen.

“Sehingga kita harapkan kedua daerah ini akan berkembang pesat dalam hal pembangunan melalui potensi desa dan masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Gorontalo yang juga menjabat sebagai Walikota Kota Gorontalo Dr. H. Marten A. Taha, S.E., M.Ec.Dev. menyambut para mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Pengembangan Kawasan Teluk Tomini Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Gadjah Mada pada Minggu, (26/6) bertempat Aula Rumah Dinas Walikota.

Marten mengatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah sebagai komunikasi awal antara mahasiswa UNG dan UGM yang akan melaksanakan KKN dimulai pada Senin, 27 Juni 2022.

“Pelaksanaan KKN Kolaboratif memberi manfaat bagi daerah karena mereka akan berkontribusi dalam bentuk gagasan dan inovasi yang akan mereka kembangkan di desa tempat mereka melaksanakan KKN,” ungkapnya.
Ia berharap KKN Kolaboratif Pengembangan Kawasan Teluk Tomini akan menghasilkan kajian potensi-potensi yang bisa dikembangkan di Teluk Tomini agar nantinya bisa ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus. (wan/ung)

Pos terkait