Oktober Pasar Sentral Difungsikan, Marten Sebut Akan Diresmikan Presiden Jokowi

SEMPAT MANGKRAK : Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengunjungi lokasi revitalisasi pasar sentral Kota Gorontalo, Kamis (4/8). Proyek ini segera rampung, setelah sempat mengkrak beberapa waktu lalu. (Foto : Prokopim Kota untuk GP)

Gorontalopost.id – Mega proyek revitalisasi pasar sentral Kota Gorontalo, akhirnya segera rampung. Pasar yang menjadi nadi perekonomian di Kota Gorontalo itu progresnya sudah mencapai 92 persen, bulan depan dipastikan segala pekerjaan revitalisasi tuntas. Hal ini terungkap saat Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, melakukan inspeksi, Kamis(4/8) kemarin. “Revitalisasi pasar Sentral saya lihat kemajuan progres pekerjaannya sudah sangat luar biasa. Sudah diatas 92 persen. Bulan depan akan selesai semua,”ujar Marten Taha. Dengan begitu, maka, bulan oktober atau awal november para pedagang yang saat ini menempati lapak dagangan sementara yang juga berada di kawasan pasar sentral, bisa kembali menempati lapak di gedung baru pasar sentral.

Pantauan media ini, proyek yang didanai APBN itu, kelihatan megah. Struktur bangunan bagian luar dan dalam mengusung konsep yang kekinian, tanpa megenyampingkan unsur kearifan lokal. Mirip sebuah pasar modern atau mall. Di bagian dalam pasar, terdapat taman yang indah dilengkapi tempat duduk model terbaru. Pada seluruh bagian pasar, dilengkapi pula splinker sistem. Sebuah sistem yang secara otomatis memadamkan api bila terjadi kebakaran.

Bacaan Lainnya

Tak heran jika Marten berekpektasi Pasar Sentral akan menjadi icon baru di Provinsi Gorontalo. “Pasar Sentral akan menjadi icon baru bagi warga Provinsi Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo,” kata Marten beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, proyek revitalisasi Pasar Sentral yang menelan anggaran sekitar Rp 65 Miliar sempat menjadi polemik, dikarenakan pelaksana proyek sebelumnya tidak mampu melanjutkan pekerjaan. Alhasil, proyek ini sempat mangkrak, dengan persentase pekerjaan baru 18 persen.
Para pedagang gaduh, sebab lokasi jualan saat ini tak representatif.

Namun, upaya terus dilakukan, bahkan berulang kaliPemerintah Kota Gorontalo dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, meyakinkan pemerintah pusat terkait pentingnya kelanjutan proyek pasar sentral. Akhirnya disetujui, dan proyek ini kembali dilanjutkan, ditandai dengan proses tender ulang dengan pagu Rp 55 Miliar. Pelaksana proyek dimenangkan oleh PT. Totalindo Eka Persada.

“Kami berjuang semaksimal mungkin agar ini dapat ditender kembali. Artinya anggarannya masih ada. Tapi ketika mau tender, anggarannya harus ditambah lagi. Dari Rp 51 Miliar menjadi Rp 55 Miliar,” ungkap terang Marten Taha.
Proyek revitalisasi Pasar Sentral sendiri merupakan proyek multi year. Artinya, dilaksanakan dalam dua tahun berjalan. Dianggarkan pada tahun 2020, dan mulai dilaksanakan pada tahun 2021. Rencananya, kata Marten, peresmian Pasar Sentral akan dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Beberapa waktu lalu dari pihak Kemneterian menyampaikan informasi kepada kami bahwa pak Presiden akan meresmikan proyek revitalisasi Pasar Sentral,” tutup Marten. Presiden Jokowi bersama ibu negara Iriana Jokowi pernah melakukan kunjungan ke Pasar Sentral Gorontalo, pada 1 Maret 2019. Presiden melakukan blusukan dengan mendatangi sejumlah kios dan berdialog dengan pedagang. Ketika itu, pasar sentral belum pada tahap revitalisasi. (rwf)

Pos terkait