Pedagang Kelapa Muda Menjamur, Omzet Menggiurkan

Pedagang kelapa muda saat melayani pembeli.

Gorontalopost.id – Pedagang kelapa muda di Gorontalo semakin menjamur. Dari tahun ke tahun, warga yang berjualan kelapa muda ini terus bertambah.

Apalagi di saat corona, pedagang mengaku omzet naik dari biasanya. Seperti salah seorang pedagang yang berada di Jalan Agung Suprapto, Limba U Dua, Kota Gorontalo.

Bacaan Lainnya

Maryam Ali, yang telah menjadi pedagang khususnya menjual kelapa muda mengaku mendapatkan keuntungan yang cukup. “Sejak covid-19, penjualan memang cukup menguntungkan. Terbukti dengan banyaknya pembeli dan pelanggan yang sudah marak tertarik dengan minum air kelapa muda. Karena sekarang juga banyak masyarakat yang mempunyai asumsi kalau air kelapa muda itu menyehatkan,” ungkapnya.

Selain air kelapa muda yang terjual dengan kemasannya, Maryam mengatakan bahwa pelanggan juga mulai berburu buah kelapa yang nantinya akan dikonsumsi di rumah. “Buah kelapa juga banyak dibeli,” ujarnya.

Kepada wartawan Gorontalo Post, Maryam mengaku bahwa penjualan buah kelapa mencapai 100 biji per hari. Dengan harganya Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per biji. “Untuk harganya tergantung ukuran kelapa. Dan pembeli banyak yang memborong yang ukuran besar. Selain itu harga untuk air kelapa muda hanya dibanderol Rp5 ribu per kemasan,” tutupnya.

Tak hanya Maryam, Ano, pedagang kelapa muda di Jalan Raja Eyato juga mengaku, hingga saat ini, cukup banyak warga yang membeli kelapa muda. Ia menjual kelapa muda mulai Rp7.500 hingga Rp10 ribu per buah tergantung besarnya kelapa. “Rata-rata untuk yang siap minum warga tidak pakai es, katanya untuk kesehatan. Jadi mereka beli yang original,” katanya. Dalam sehari, ia mampu meraup omzet hingga Rp600 ribu.(dan)

Pos terkait