Sidang Paripurna Pemberhentian Bupati Maluku Tengah Ricuh, Anggota DPRD yang Hadir Saling Lempar dan Nyaris Adu Jotos

Sidang paripurna ricuh. (Foto Arle Riswandy)

Gorontalopost.id – Sidang Paripurna pemberhentian masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tengah berlangsung ricuh.

Dua anggota DPRD yang hadir saling lempar dan nyaris adu jotos setelah sidang paripurna dibuka Ketua DPRD Maluku Tengah Fatzan Tuankotta.

Bacaan Lainnya

Tak terima dengan pembicaraan yang dibatasi, seorang anggota DPRD bernama Muhamad Kudus Tehuayo anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) berdiri dan melempari anggota DPRD bernama Marsuden Labahawa anggota DPRD dari Fraksi PKS, dengan mikrofon.

Terlihat juga beberapa anggota DPRD pun mengamuk seperti anggota DPRD partai PAN Kader Selano, anggota DPRD partai Demokrat Jailani Tomagola dan anggota DPRD partai PKB Sukri Wailisa.

Anggota DPRD Kader Selano yang marah sempat berdiri dari tempat duduk namun kemarahan tersebut sempat dilerai anggota polisi dan satpam.

Kemarahan pun kembali memuncak dan langsung menyerang anggota DPRD dari PKS setelah anggota DPRD dari PKS Marsuden Labahawa memotong pembicaraan anggota yang sedang berbicara. “Ose tau aturan interupsi kaseng, ose suka memotong pembicaraan orang, bodok,” kata Selano dalam video tersebut, Jumat, (5/8) siang, dilansir CNN Indonesia.

Sebagai informasi, Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tengah digelar dalam masa jabatan berakhir Bupati dan Wakil Bupati Tuasikal Abua dan Marlatu Leleuri.
Turut hadir dalam sidang, Bupati dan Wakil Bupati, Kapolres Maluku Tengah hingga sejumlah petinggi di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.
(net)

Pos terkait