Ibu di Pohuwato Melahirkan di Mobil

Gorontalopost.id – Seorang ibu di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato bernama Nangsi Lakoto, terpaksa menjalani proses persalinan di dalam mobil milik salah satu ASN Pemkab Pohuwato, pada Rabu (16/11) pagi.

Proses persalinan putra ke empat dari pasangan Nasib Sungkoeo Daim dan Nagsi Lakoto itu pun berlangsung menegangkan. Pasalnya, bayi yang ada di dalam kandungan sudah lebih dulu keluar saat tiba di parkiran RSUD Bumi Panua.

Sukri Hatlah, pemilik mobil menceritakan, awalnya dirinya yang saat itu sedang mengisi absen kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Pohuwato itu mendadak ditelepon istri. Sang istri meminta dirinya untuk segera mengantarkan sepupunya ke rumah sakit karena sudah mulai mengalami kontraksi. Tak menunggu lama, Sukrin pun langsung menjemput Nangsi yang mulai kesakitan.

Dalam perjalanan, tiba-tiba suasana di dalam mobil compact SUV dengan nomor polisi DM 1149 DA itu kian menegangkan. Saat Nangsi mulai mengeluarkan darah.

Beruntung, situasi tersebut tak membuat Sukrin panik. Dirinya terus memacu mobilnya hingga tiba di RSUD Bumi Panua yang berjarak 8 KM dari kediaman Nangsi. Namun, setibanya diparkiran RSUD Bumi Panua, sekira pukul 08.30 Wita, tiba-tiba kepala bayi sudah mulai terlihat. Segera, Sukrin pun langsung meminta pertolongan beberapa bidan dan perawat yang berjaga.

Belum juga berhasil dievakuasi ke dalam rumah sakit, dari dalam mobil terdengar tangisan bayi. Penanganan medis kepada ibu dan bayi pun dilakukan didalam mobil oleh petugas. Kendatipun melewati situasi yang cukup menegangkan, proses persalinan berjalan lancar. Ibu dan bayi juga dalam keadaan sehat.

Kepada Gorontalo Post, Sukrin menceritakan bahwa dirinya sudah memiliki firasat Nangsi akan segera melahirkan saat dia mengetahui ada darah yang keluar dari ibu hamil tersebut. Namun, dirinya tak menyangka jika bayi yang ada di dalam kandungan sudah lebih dulu keluar sebelum ibunya sampai di rumah sakit.

“Pokoknya saat itu saya sudah kasih hidup lampu Pokoknya saya so kasih hidup lampu Hazard. Tapi Alhamdulillah di jalan berlubang saya tetap hati-hati. Saya so tahu kalau sudah mau melahirkan karena kakak saya juga dulunya Bidan,” jelas Sukrin saat dihubungi, Rabu (16/11) kemarin.

Selain itu, dirinya beserta keluarga juga sangat berterima kasih kepada para bidan dan perawat di RSUD Bumi Panua yang telah memberikan penanganan yang cepat kepada ibu hamil sehingga dalam proses persalinan sehingga ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat.

“Terima kasih kepada mereka para bidan dan juga perawat yang tanggal dan cepat menyelamatkan dan membantu proses persalinan di dalam mobil,” pungkasnya. (ryn)

Comment