KFC DBL Indonesia All Star 2023 Akan Belajar dan Bertanding di Amerika Serikat, Cari Talenta Berbakat untuk Timnas Basket Indonesia

Dari kiri, Vanissa Renata Siregar (DBL Indonesia All-Star 2022), Jufri S Fransisco (Field Marketing Manager PT Fast Fast Indonesia), Masany Audri (Direktur DBL Indonesia), dan Irto Rachman (Pengprov Perbasi DKI Jakarta) pada sesi jumpa pers Dukungan KFC pada ajang Pencarian Talenta Berbakat Basket Indonesia di KFC Kemang Timur, Jakarta, Kamis (17/11). (Foto: disway)

Gorontalopost.id – Liga basket pelajar terbesar di Tanah Air,  Honda Developmental Basketball League (DBL) with KFC terus konsisten dan berkomitmen menjadi wadah dan panggung pengembangan potensi bagi para student-athlete di Indonesia. Bergulir sejak 2004, dengan partisipasi melibatkan jutaan anak muda setiap tahunnya. Liga yang musim ini mempertandingkan 1.000 lebih game ini terselenggara di 30 kota dengan cakupan 22 provinsi. Dari Aceh sampai Papua.

Sebagai official partner baru liga untuk musim 2022-2023 ini. KFC mendukung secara total liga basket yang menyedot animo begitu luar biasa para pelajar dari ribuan sekolah peserta di Tanah Air ini. Salah satu bentuk dukungan KFC adalah tayangan livestreaming. Dengan total jumlah laga yang ditayangkan melalui YouTube dan aplikasi DBL Play sebanyak 1.000 laga. Meningkat hampir dua kali lipat dari musim sebelumnya (2021), sebanyak 578 tayangan livestreaming.

Bacaan Lainnya

”Kami merasa bangga karena turut terlibat langsung dengan menjadi partner utama liga basket pelajar terbesar di Tanah Air ini. Menurut kami, kegiatan (liga) ini sangat positif bagi generasi muda, khususnya pelajar SMA. Kami ingin ikut menggairahkan anak-anak muda di Indonesia untuk aktif berolahraga dan berkompetisi secara sehat dan sportif,” ujar Eric Leong, CEO PT Fast Food Indonesia.

Bukan hanya sekadar mendukung liga, lanjut Eric, KFC juga ingin ikut terlibat secara total dalam mendukung tercapainya prestasi basket di kancah internasional. ”Bersama DBL Indonesia, kami menyusun  serangkaian program pencarian dan pengembangan talenta berbakat yang dilakukan secara masif di 30 kota dari 22 provinsi. Menyeleksi calon-calon pebasket terbaik dari berbagai daerah tersebut, lalu memolesnya dalam kamp basket pelajar terbesar yang output-nya nanti semoga bisa memenuhi kebutuhan Tim Nasional Basket masa depan Indonesia,” papar Eric pada sesi jumpa pers di KFC Kemang Timur, Kamis (17/11))

Tahapan program pengembangan basket yang didukung penuh oleh KFC itu diawali dengan proses seleksi secara teliti dan obyektif. Terhadap 20 ribu lebih student-athlete berbakat dari berbagai penjuru tanah air. Dipantau dan dipilih dengan seksama saat mereka berkompetisi pada Honda DBL with KFC dari total 22 Seri Penyelenggaraan (provinsi), yang berlangsung sejak Agustus 2022 hingga Maret 2023 mendatang.

Dari tiap seri penyelenggaraan tersebut, dipilihlah masing-masing lima pebasket putra dan putri, serta pelatih terbaik yang menyandang sebagai KFC First Team dari tiap provinsi. Khusus pada seri DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat juga dipilih lima pebasket putra dan putri sebagai KFC Second Team.

Total ratusan student-athlete terpilih, serta 50 lebih pelatih sekolah terbaik yang menyandang KFC First Team dan KFC Second Team itulah yang berhak mengikuti KFC DBL Camp 2023. Kamp pelatihan basket terbesar di Tanah Air ini rencananya akan digelar pada Mei mendatang. Setelah sejak tahun 2008 lalu selalu digelar di Surabaya.

Pada KFC DBL Camp 2023 nanti, ratusan campers (sebutan peserta) akan mengikuti agenda pelatihan untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan fundamental basket lebih mendalam. Dilatih oleh para pelatih top kaliber dunia. Dipimpin langsung oleh legenda basket Timnas Australia Andrew Vlahov serta Shane Froling dari World Basketball Academy (WBA) Australia.

Selain pelatihan, selama pelaksanaan KFC DBL Camp 2023 yang dijadwalkan akan berlangsung selama seminggu ini, para campers nantinya juga akan bersaing secara kompetitif. Untuk diseleksi  dan dinilai dari berbagai aspek. Serta melalui tahapan proses penyaringan. Dari ratusan peserta, disaring menjadi Top 50 Campers. Lalu diseleksi lagi menjadi Top 24 Campers. Hingga terpilih 12 pemain putra dan putri terbaik, yang disebut sebagai skuad elite KFC DBL Indonesia All-Star 2023. Dipilih juga pelatih dan asisten pelatih terbaik untuk masing-masing mendampingi tim putra dan putri KFC DBL Indonesia All-Star 2023

Ke-12 pemain putra dan putri, serta total empat pelatih terbaik yang menyandang KFC DBL Indonesia All-Star 2023 itulah yang berhak diterbangkan ke Amerika Serikat untuk belajar dan bertanding di negara asal dan mempopulerkan cabang olahraga basket ini.

”Terima kasih kami sampaikan atas dukungan dan kepercayaan dari KFC sebagai partner utama. Kami tertantang untuk makin membesarkan liga ini (Honda DBL with KFC), agar memberi impact positif yang jauh lebih besar lagi terhadap pengembangan anak-anak muda di Indonesia melalui basket,” ungkap Masany Audri, Direktur DBL Indonesia.

Masany percaya bahwa kesuksesan Honda DBL with KFC tidak serta merta lepas dari peran banyak pihak. Lahirnya talenta-talenta muda yang tampil, bagi Masany, merupakan suatu prestasi yang berhasil ditoreh. Ia berharap bahwa setiap talenta yang muncul dapat dilihat dan dijadikan pilihan dalam membela Timnas.

Dampak positif dari bergulirnya liga (Honda DBL with KFC) secara konsisten sejak 2004. Serta program pelatihan kamp basket pelajar terbesar (KFC DBL Camp) dan memberangkatkan student-athlete terbaik ke Amerika Serikat yang rutin dilakukan sejak 2008 lalu, mulai terasa pada pencapaian berbagai prestasi di level basket nasional hingga internasional.

Sederet alumni DBL mengisi skuad Timnas Bola Basket. Pada level senior hingga junior. Dari berbagai level kejuaraan internasional. Seperti Kualifikasi FIBA World Cup 2023 lalu, ada 6 pemain yang tercatat sebagai alumni DBL, yakni Widyanta Teja, Yudha Saputra, Aldy Izzatur, Vincent Kosasih, Juant Laurent, dan Kevin Yonas. Sedangkan pada SEA Games 2022 ada 12 pemain alumni DBL. Tujuh di timnas putri yang sukses meraih medali perak. Serta, lima di tim putra yang membuat sejarah meraih medali emas setelah mengalahkan Filipina di partai final. Diantaranya, Sandy Ibrahim Aziz dan Hardianus Lakudu.

Di level timnas junior, seperti pada FIBA Asian Championship U-16 dan U18, tak hanya diisi para alumni, tapi juga bahkan diperkuat para pemain yang masih aktif tampil di Honda DBL with KFC musim ini. Salah satunya Vanissa Renata Siregar, student-athlete dari UPH College Tangerang. Musim lalu, saat masih duduk di kelas XI Vanissa berhasil dinobatkan sebagai campers terbaik. Ikut berangkat ke Amerika Serikat untuk belajar dan bertanding, bahkan ikut andil mempersembahkan gelar champion bersama skuad elite All-Star 2022 pada turnamen yang digelar di Los Angeles, Juli lalu.

”Saya terus berlatih mempersiapkan diri menyambut Honda DBL with KFC 2022 Banten Series yang akan bergulir Desember nanti. Inginnya membawa sekolah juara, dan terpilih KFC First Team. Agar bisa ikut lagi KFC DBL Camp 2023 dan terpilih sebagai KFC DBL Indonesia All-Star 2023. Biar bisa berangkat ke Amerika Serikat lagi,” ujarnya.

Irto Rachman, Ketua Bidang Basket (5n5) Pengprov Perbasi DKI Jakarta ikut memberikan tanggapannya. Menurutnya,  Honda DBL with KFC yang telah konsisten berlangsung selama belasan tahun serta program pencarian talenta seperti KFC DBL Camp telah memberi kontribusi penting bagi Perbasi selalu induk organisasi basket. Baik di tingkat nasional hingga daerah.

“Mayoritas skuad DKI Jakarta pada PON XX di Papua tahun lalu adalah alumni DBL. Sebagai induk organisasi, menurut saya DBL memiliki konsistensi dan kontribusi yang luar biasa dalam memberi panggung bagi talenta muda yang berbakat untuk berkembang dari level sekolah,” sambungnya. (*)

Pos terkait