Jalan di Desa Biluhu Timur Amblas

Kondisi jalan di Desa Biluhu Timur, Keccamatan Batudaa Pantai kini amblas, sehingga membuat masyarakat mengalami kesusahan untuk menuju objek wisata maupun mengangkat hasil bumi. (F. Zulkifli/ Gorontalo Post)

Gorontalopost.id – Jalan yang ada di Desa Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo saat ini sangat memprihatinkan kondisinya. Pasalnya, jalan yang menjadi satu-satunya akses masyarakat untuk menuju ke lokasi wisata serta untuk mengangkut hasil bumi, kini telah amblas.

Pantauan Gorontalo Post, dengan kondisi jalan yang amblas tersebut, masyarakat kesulitan untuk melintas. Berbagai upaya pun dilakukan oleh masyarakat sekitar serta pemerintah desa.

Bacaan Lainnya

Salah satunya yakni dengan menutup jalan yang amblas, sehingga mempermudah kendaraan yang lewat. Hanya saja upaya tersebut tidaklah maksimal, karena tetap saja membuat masyarakat kesulitan dengan kondisi jalan itu.

“Seharusnya hal seperti ini bisa menjadi perhatian dari pemerintah. Bukan hanya pemerintah desa saja, akan tetapi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Apalagi ini untuk masyarakat serta pengembangan wisata di daerah Gorontalo yang sama-sama kita cintai,” kata Nirwan Onge, salah seorang masyarakat yang sempat ditemui Gorontalo Post ketika berkunjung di lokasi wisata pantai Biluhu.

Sementara itu, menanggapi persoalan tersebut, Kepala Desa Biluhu Timur, Fader M. Tanua menjelaskan, pihaknya sudah turun langsung ke lokasi dan telah bersama-sama dengan masyarakat, untuk bergotong royong melakukan perbaikan, meski memang belum maksimal.

“Saya pula sudah berupaya untuk mengkomunikasikan perbaikan ditingkat pemerintah daerah. Memang awalnya sudah dimasukan pada APBD perubahan kabupaten. Hanya saja hal ini ditolak oleh pemerintah provinsi. Meski demikian, jika hal ini tidak bisa dianggarkan lewat pemerintah daerah, maka kami dari pemerintah desa, akan menganggarkannya lewat dana APBDesa pada tahun depan,” jelasnya.

Lanjut kata Kades Fader, pihaknya pun berharap kepada masyarakat, agar bisa menjaga segala sarana dan prasarana yang telah ada, termasuk jalan. Apabila kondisi jalan rusak, maka hal tersebut bisa berdampak pada masyarakat pula.

“Kami berharap, agar jalan yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan berat, agar tidak dipaksa untuk melintas. Kami pun dari pemerintah desa, akan berupaya semaksimal mungkin dalam memperbaiki serta melengkapi berbagai sarana dan prasarana yang ada ditingkat desa,” pungkasnya. (kif)

Pos terkait