Son Dengan Topeng Pelindung Wajah

Ilustrasi (Crespo kahiking)

Gorontalopost.id – Putaran pertama penyisihan grup H Piala Dunia Katar, yang mempertemukan tim nasional (timnas) Korea Selatan dan Uruguay, tak akan dilewatkan Son Heung-min, sang kapten Timnas Korsel, yang belakangan diketahui mengalami cedera tulang bawah mata. Dalam awal bulan ini, kondisi pemain sayap Tottenham Hotspur itu makin parah. Kedanti begitu, pelatih Korsel Paulo Bento mengkonfirmasi, Son Heung-min tetap bisa bermain. Son akan menjalani pertandingan menggunakan topeng pelindung wajah.

Diketahui, Son mengalami cedera saat pertandingan Liga Champions Tottenham Hotspur di Olympique de Marseille awal November lalu. Cedera itu sempat menimbulkan keraguan pemain berusia 30 tahun itu akan fit tepat waktu untuk penyisihan grup Piala Dunia. “Sonny akan bisa bermain,” kata Bento.

Bacaan Lainnya

Katanya, ia akan berusaha menerapkan strategi yang dapat membantu Son tampil baik dan senyaman mungkin. “Kita lihat saja besok (malam nanti), semoga dia nyaman dan bisa bermain sebaik mungkin. Kami juga ingin menerapkan strategi yang sekiranya bisa banyak membantunya. Sebab kami sadar dia baru kembali dari operasi sehingga tidak bisa diberi beban berlebih,” kata dia.

“Saya pikir fakta bahwa dia akan mengenakan masker bukanlah ketidaknyamanan baginya, itu wajar baginya. Kami tetap dengan rencana ketika kami tiba di sini, namun kami tahu bahwa setelah cederanya kami tidak bisa mengambil risiko apapun.

” ujar Bento menambahkan.
Bento mengonfirmasi bahwa penyerang Wolverhampton Wanderers Hwang Hee-chan juga belum bisa pulih tepat waktu untuk pertandingan pembuka melawan Uruguay. Ia akan menunjuk Kim Jin-su sebagai penggantinya.

Sementara itu, rekor head to head Uruguay vs Korsel jelang jadwal Piala Dunia 2022 masih menjadi keunggulan La Celeste. Kedua tim akan bertemu dalam matchday 1 Grup H World Cup 2022 di Qatar. Pertandingan nanti juga akan menjadi momentum adu gol antara Luis Suarez dari Uruguay melawan andalan Korea Selatan, Son Hyung-min.

Pertandingan antara Uruguay vs Korea Selatan bakal digelar di Education City Stadium, malam nanti. Dari 5 pertemuan terakhir, Korsel hanya sekali menundukkan Uruguay. Pertandingan nanti akan menentukan lagi peta persaingan kedua tim. Apalagi, laga tersebut juga bakal menyuguhkan aksi bomber masing-masing tim, yaitu Luis Suarez lawan Son Heung-min. Meski tergolong pemain veteran, Luis Suarez masih dibutuhkan untuk menambah daya gedor Uruguay. Kali ini, Son Heung-min akan menjadi kompetitor yang sepadan bagi Suarez yang masih menjadi tumpuan Uruguay. Bintang Tottenham Hotspur itu bakal memberi ketajaman di sektor depan Korea Selatan.

Uruguay dan Korea Selatan sudah dua kali bentrok di Piala Dunia, tepatnya pada 1990 dan 2010. Semua laga mampu dimenangi La Celeste. Saat Uruguay mengalahkan Korsel 2-1 dalam babak 16 besar World Cup 2010, Luis Suarez memborong gol timnya. Suarez mencetak gol pembuka (8’) dan penentuan (80’) bagi Uruguay. Di sisi lain, Taegeuk Warriors hanya sanggup membalasnya lewat aksi Lee Chung-Yong (68’). Pengalaman Suarez ini membuat Korea Selatan bukan lawan yang asing untuk dihadapi. Kendati begitu, performa Suarez saat ini diragukan. Top skor La Celeste (68 gol) sepanjang masa ini kurang jam terbang. Sejak Januari hingga Agustus 2022, eks bomber Ajax Amsterdam, Liverpool, Barcelona, serta Atletico Madrid ini cuma merumput 4 kali di level klub dan tidak mencetak gol.

Terakhir kali Suarez tampil pada 9 Agustus 2022 lalu. Dengan berseragam klub lokal Uruguay, Nacional, ia bermain selama 44 menit di Copa Sudamericana 2022. Suarez diharapkan kembali bertuah pada panggung keempatnya di ajang Piala Dunia ini, meski bermunculan penyerang generasi baru di Uruguay seperti Darwin Nunez dan Maxi Gomez. (net)

Pos terkait