Marten: Tournament Olahraga Bisa Mereduksi Kenakalan Remaja

Gorontalopost.id, GORONTALO – Tournament olahraga yang masif dilaksanakan di Kota Gorontalo tidak hanya bermanfaat melahirkan atlet handal.

Lebih dari itu, tournament yang dilaksanakan baik itu sepakbola, mini football, volli ball, badminton, e-Sport dan berbagai cabang lainnya juga bisa mereduksi kenakalan remaja.

Demikian penyampaian Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, ketika memberikan sambutan sekaligus membuka tournament volli ball Karang Taruna Cup Huyula, Sabtu (14/1) malam di Kelurahan Botu.

“Menurut saya, berbagai tournament olahraga yang banyak dilaksanakan pasca pandemi Covid-19, selain bisa menjaring atlet-atlet handal, juga bisa mereduksi kenakalan remaja,” ucap Marten.

Maren menuturkan, tereduksinya kenakalan remaja dengan adanya tournament, karena kompetisi yang dilaksanakan bisa menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat yang dimiliki oleh para generasi milenial.

“Kejuaran semacam ini dapat membantu generasi muda, agar minat dan bakat mereka bisa tersalurkan dikegiatan positif, sehingga mengurangi kegiatan yang mengarah bersifat negatif.

Kalau tidak disalurkan minat dan bakat yang mereka miliki, bisa berakibat lain,” tandas wali kota dua periode itu.

Tidak hanya mengurangi kegiatan yang berbau negatif, lanjut Marten, lomba olahraga yang dilaksanakan juga bisa melahirkan atlet-atlet yang bisa diandalkan pada tournament tingkat regional, bahkan nasional.

“Tujuan dari tournament antar club kelurahan atau kecamatan dilaksanakan bukan bertujuan untuk melihat siapa yang meraih juara atau kemenangan, tapi tujuan kita untuk membina atlet maupun club yang bisa diandalkan di event selanjutnya.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, ketika memberikan sambutan sekaligus membuka tournament volli ballKarang Taruna Cup Huyula, Sabtu (14/1) malam di Kelurahan Botu. (Foto: Prokopim)
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, ketika memberikan sambutan sekaligus membuka tournament volli ball
Karang Taruna Cup Huyula, Sabtu (14/1) malam di Kelurahan Botu. (Foto: Prokopim)

Seperti baru-baru ini, kami menyelenggarakan kejuaran volly ball se Sulawesi. Ada juga tunamen antar club se-Sulawesi yang diselenggarakan PBVSI,” katanya.

“Di dua pertandingan itu, club yang meraih juara pemainnya didominasi dari luar daerah. Seperti Manado, Palu, dan daerahi-daerah lain.

Nah, Insya Allah dengan kejuaran seperti ini, akan banyak atlet handal asal Gorontalo yang bisa diandalkan oleh club-club besar di cabang olahraga volly ball,” imbuh Marten.

Dalam kesempatan itu, Marten juga menyampaikan bahwa olahraga sangatlah penting. Tidak hanya sekedar untuk hiburan, kesehatan, pendidikan dan pretasi.

Tapi, menurut dia, olahraga juga bisa menjadi wadah pemersatu masyarakat.

“Olahraga bisa menyatukan silaturahmi, persepsi dan aktivitas, sehingga akan terjalin hubungan persaudaraan, terbentuk persatuan dan kesatuan antar masyarakat.

Karena kegiatan ini masyarakat berkumpul untuk bersilaturahmi disetiap kelurahan,” katanya.

Untuk itu, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi panitia penyelenggara tournament volly ball.

Diharapkannya, kejuaraan volly ball antar club tersebut bisa berjalan lancar, aman dan sukses.

“Kepada para peserta saya harap bisa menerima hasil dari setiap pertandingan. Karena yang namanya pertandingan itu, pasti ada yang kalah dan ada juga yang menang.

Bagi yang kalah jangan jadikan evaluasi, yang menang jangan berlebihan merayarakan kemenangannya. Jadikan itu sebagai pelecut semangat di pertandingan berikut,” imbau Marten.

Usai membuka tournament volli ball, Marten melanjutkan agendanya untuk menyaksikan partai final tournament mini football Danrem Cup.

Pada kegiatan itu, Marten didaulat untuk menyerahkan tropi kepada peraih juara satu pada tournament tersebut.(rwf)

Comment