Kerja Sama Provinsi Gorontalo dan Prefektur Ehime, BI Promosikan UMKM, Pemprov Dapat Empat Ambulance

Gorontalopost.id – Kerja Sama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah Prefektur Ehime, Jepang, makin erat setelah dua pemerintah daerah beda negara ini mengikuti kegiatan Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) Trade Promotion, yang digelar Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Kamis (19/1) di Ballroom Kpw BI Gorontalo.

Sebelum pemaparan Gubernur Ehime, Tokihiro Nakamura, dan Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer, terlebih dahulu Kepala KPw BI Gorontalo Dian Nugraha memaparkan tentang kondisi perekonomian dan peluang kerja sama ekonomi Gorontalo. Dimana secara umum, kondisi ekonomi Gorontalo terus membaik dan meningkat. “Hari ini merupakan momen yang sangat membanggakan, dimana hari ini terjadi pertemuan bisnis dari Provinsi Prefektur Ehime dengan pelaku usaha dari Gorontalo. Kita tahyu bersama memang selama ini telah terjalin perdagangan antara Gorontalo dengan Jepang sebagai daerah tujuan ekspor tuna, dimana nilai transaksi sejak tahun 2018 sampai 2021 mencapai 770 ribu dolar AS,” ujar Dian Nugraha

Dian menjelaskan Provinsi Gorontalo juga memiliki produk UMKM berupa olahan pangan, kopi, Virgin coconut oil (VCO), gula aren, furnitur, hingga produk fesyen dan kerajinan dari limbah laut. Beberapa produk UMKM tersebut telah berhasil menembus pasar luar negeri. Ia berharap dapat terjalin komitmen sebagai bentuk awal pertemuan bisnis antara Prefektur Ehime dengan pelaku usaha dari Provinsi Gorontalo. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus ucapan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dan kepada Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer beserta jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo dan kabupaten/kota,” kata dia.
Gubernur Prefektur Ehime, Jepang, Tokihiro Nakamura, menyambut baik kerja sama Gorontalo dan Ehima.

Ia bahkan menilai Gorontalo dan Ehima memiliki banyak kesamaan. “Saya ke pelabuhan, saya melihat suasanya sama seperti Ehime,”kata Tokihiro, setelah diterjemahkan, kemarin. Ia menilai Gorontalo memiliki potensi besar, termasuk pada bidang sumber daya air.

Tokihiro mendorong agar Gorontalo serius memperhatikan kualitas perairan karena itu termasuk yang berdampak pada sektor pariwisata dan lingkungan. Kata dia, ia siap membantu Gorontalo dan sebaliknya. Tokihiro juga memaparkan kondisi daerahnya, yang ternyata juga memiliki populasi pendudik 1,3 juta jiwa, sama seperti Gorontalo. Sebagai bentuk apresiasi jalinan kerja sama itu, Pemerintah prefektur Ehime, menghibahkan empat unit ambulance yang masih layak pakai ke Pemerintah Provinsi Gorontalo. Secara simbolis, ambulance super lengkap itu diterima Pj Gubernur Hamka Hendra Noer, kemarin. “Ini sangat sayang sekali jika dimusnahkan, untuk itu kami berpikir untuk mendonasikannya kepada pihak yang membutuhkan,” kata Tokihiro dalam bahasa Jepang yang diterjemahkan.

Tokihiro menjelaskan, adanya regulasi yang mengatur pembatasan durasi penggunaan kenderaan bermotor di Jepang menyebabkan beberapa ambulans tidak bisa lagi digunakan meskipun masih layak pakai. Untuk itu, ia berharap hibah mobil ambulans ini dapat bermanfaat untuk membantu para medis di Gorontalo juga dalam menanggulangi bencana. “Agar kelihatan rapi dan bersih seperti mobil baru, Toyota sudah memoles semua ambulans sebelum dikirim. Dalam kesempatan ini kota dan desa memberikan dukungannya dengan memberikan empat ambulans seperti yang ada di foto ini,” imbuhnya.

Empat unit mobil yang diserahkan ini berasal dari empat daerah yang ada di Ehime yakni Kota Seiyo, Kota Uwajima, Kota Ozu, dan Desa Kumakogen. Pemberian ini juga diharapkan dapat memperat tali silaturahmi antara Prefektur Ehime dan Provinsi Gorontalo. (tro)

Comment