Hendak Urus SKU di Kantor Desa, Seorang Warga Diduga Malah Dapat Makian

Camat : Akan Dikenakan Sanksi

Gorontalopost.id – Sungguh miris. Sebagai pelayan, aparat desa seharusnya memberikan performa terbaik dalam melayani masyarakat.

Namun tidak dengan oknum aparat Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, yang diduga memberi pelayanan yang buruk, hingga mengeluarkan makian pada warga yang ingin mengurus surat keterangan di desa.

Kejadian ini bermula dari cuitan akun facebook Dela Nento Sanusi yang merasa tidak terima dengan perlakukan salah satu oknum aparat desa saat dirinya ingin mengurus surat keterangan usaha (SKU) dan surat Domisi Jumat (20/1/2023) kemarin. Della mengaku dimaki. Tidak hanya sekali tapi hingga empat kali.

“Saya benar-benar kecewa sekali, niat hati urus surat keterangan, dapa maki dari aparat desa. Kong bukan Cuma 1 kali, tapi 4 kali, memiriskan,” ucapnya dalam postingannya.

Dalam postingannya, Dela menjelaskan kronologi saat dirinya mendatangi kantor desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo pada pukul 08:30 WITA.

Saat itu dirinya sempat menanyakan pada oknum aparat desa tentang pelayanan yang belum juga ada, padahal sesuai aturan jam 08:00 WITA, harusnya sudah dilayani.

Namun oleh oknum aparat yang menjabat sebagai kepala seksi pelayanan, Della diminta untuk menunggu alasannya karena yang memegang cip yang biasa digunakan untuk membuat surat masih belum datang. Lama menunggu, Della kembali bertanya, hingga terjadi adu mulut.

“Ngana pe mau apa, kalau suka ba ator pa torang jadi kepala desa jo, (maumu apa, kalau mau mengatur kami jadi kepala desa saja),” kata sang aparat yang diungkapkan Della Nento dalam postingannya.

Tak berhenti di situ saja, adu mulut terus terjadi hingga sang aparat mengeluarkan makian Gorontalo “Badiam jo ngana jangan banyak Hu****o,” demikian makian yang dilontarkan sang aparat desa.

Kejadian itu menurut Della menimbulkan trauma tersendiri baginya. Dirinya tidak menyangka bisa mendapatkan perlakuan tak enak dari aparat desa tempatnya tinggal.

Sementara kejadian itu langsung mendapat perhatian dari pihak kecamatan dan kepala desa.

Camat Tibawa Kabupaten Gorontalo Vivi Tayeb Tayeb mengatakan pihaknya akan memberikan tindakan tegas jika memang terbukti oknum aparat melakukan pelanggaran.

“Iya sudah (dengar kejadiannya). Kami sudah melakukan klarifikasi dengan kades. Dan rencananya akan mengundang yang bersangkutan (oknum-warga),” jelas Camat.

“Dan jika terbukti melakukan hal yang melanggar maka akan di kenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya saat dihubungi Gorontalo Post.Id via seluler. (Nat)

Comment