Ratusan Botol Miras Kembali Disita

Gorontalopost.id – Ratusan botol minuman keras (Miras), berhasil disita oleh personel Polresta Gorontalo Kota, yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, Kompol Leonardo Widharta,S.I.K, saat pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Dalam pelaksanaan KRYD tersebut, sejumlah tempat hiburan malam dan café di Kota Gorontalo, disisir oleh tim patroli gabungan.

Dari hasil operasi itu, kurang lebih 314 botol Miras yang terdiri dari, 144 botol merek Bir Bintang, 152 botol Bir Hitam ukuran 620 mililiter dan 18 botol Bir Hitam ukuran 325 mililiter, disita dari Café Valerio, Kota Gorontalo, Minggu (22/1/2023) dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Leonardo Widharta,S.I.K ketika diwawancarai mengatakan, pihaknya masih mendapatkan keluhan dari masyarakat, terkait adanya peredaran Miras dan batas jam operasional cafe di Kota Gorontalo.

Atas keluhan tersebut, pihaknya kemudian melakukan patroli disejumlah café dan tempat hiburan malam di Kota Gorontalo.

“Dari hasil patroli, kami menemukan pelanggaran batas jam operasional Café Velerio yang masih beroperasi hingga pukul 01.30 Wita.

Seharusnya, buka hanya sampai Pukul 24.00 Wita, di mana pihak Valerio telah membuat pernyataan di Dit Intelkam Polda Gorontalo, untuk buka hingga Pukul 24.00 Wita,” jelasnya, didampingi Kanit Pidum, Panji Winata Erwin,S.Tr.K.

Tak hanya itu saja, mantan Kasat Narkoba Polres Pohuwato ini pula turut mengecek hasil Print Out Billing, di mana ditemukan penjualan minuman keras (Miras) Golongan B yang tidak sesuai dengan ijin, dan untuk SIUP dan SIUP-MB belum diperbaharui.

”Alhamdulillah, dari hasil patroli ini, kami berhasil mengamankan 314 botol Miras yang diperjualbelikan di Café Valerio.

Saat ini, barang bukti telah kami amankan di Polresta Gorontalo Kota. Kami pun tidak akan henti-hentinya melakukan pemberantasan terhadap peredaran Miras di wilayah hukum Kota Gorontalo,” tegas Alumnus Akpol 2008 ini.

Sementara itu, diwawancarai terpisah, Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol. Dr. Ade Permana,S.I.K,M.H mengatakan, KRYD yang dilakukan oleh pihaknya ini, sasarannya adalah balap liar, premanisme, Curat, Curas, Curanmor, Narkoba, Miras hingga Sajam.

Hal tersebut tidak lain untuk menciptakan situasi Kamtibmas, yang aman dan kondusif, serta antisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah Kota Gorontalo.

Alumnus Akpol 2000 ini pula menyebutkan, tindak kriminalitas sering kali bermula dari adanya pengaruh alkohol yang terkandung dalam minuman keras (Miras).

“Oleh karena itu, dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas, menjaga kondusifitas serta memberikan rasa aman dan juga nyamanan kepada masyarakat,” pungkas mantan Kabag Dalpers Biro SDM Polda Gorontalo ini. (kif)

Comment