Penyelenggara Pemilu Harus Bebas Asam Urat

Gorontalopost.id – Integritas 24 jam untuk pelayanan, mengharuskan seluruh penyelenggara pemilu untuk tetap selalu menjaga kesehatan.

Tak terkecuali ini diingatkan bagi anggota PPS yang baru saja dilantik, Selasa(24/1) pagi.

Menurut ketua KPU Bonbol Adnan Berahim, beban kerja penyelenggara pemilu cukup besar. Pasalnya kalender kerja di KPU tidak pernah mengenal tentang tanggal merah.

Sehingga ini menjadikan jam kerja pun bisa saja berlangsung dari pagi sampai pagi.

Parahnya lagi karena tidak ada tahapan yang terputus maka penyelenggara pemilu selalu dituntut untuk tidak selalu bermalas-malasan setiap kali menyelesaikan satu tahapan dan lanjut ketahapan selanjutnya.

Karena itu demi mempertahankan kualitas kesehatan maka tidak dipungkirinya bahwa sejak awal merekrut PPS.

KPU Bonbol memberlakukan tes kesehatan. Ini demi memastikan kondisi kesehatan penyelenggara pemilu.

Namun menariknya untuk mengukur kualitas kesehatan ketua KPU Bonbol bukan sekedar mengecek kondisi fisik dan tekanan darah saja.

Namun sampai dengan kolesterol dan gula darah juga menjadi target pemeriksaan.

Karena itu anggota PPS yang baru saja dilantik diharapkannya agar non kolesterol termasuk bebas asam urat dan gula darah.

” Karena selain cek kesehatan fisik dan tekanan darah saja tapi juga ada kolesterol gula darah. Saya berharap tidak ada, non kolesterol, asam urat dan gula darah.

Karena kerja kita tidak putus selama 14 bulan berkelanjutan, ” pungkasnya disambut riuh ketawa anggota PPS dan tamu undangan. (csr)

Comment