Prodi Bastrasia Target Akreditasi Unggul

Gorontalopost.id – Agenda untuk melakukan reakreditasi menuju akreditasi terbaik tengah dilakukan oleh program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia. Bahkan pada reakreditasi kali ini, salah satu prodi unggulan tersebut ditargetkan untuk bisa memperoleh status akreditasi unggul prodi.

“Pendidikan bahasa dan sastra indonesia saat ini tengah berbenah sekaligus mempersiapkan diri untuk melakukan reakreditasi. Untuk akreditasi ini kami menargetkan akreditasi unggul,” ungkap Dekan FSB Prof. Nonny Basalamah, M.A, Ph.D,.

Dengan ditargetkannya akreditasi unggul tersebut, Nonny meminta seluruh pihak khususnya alumni dapat membantu agar berbagai persiapan khususnya kelengkapan dokumen bidang alumni dapat dilengkapi. Terkait dengan itu, baru-baru ini dilakukan pertemuan alumni, yang bertujuan memperkuat kualitas prodi dengan melibatkan para para lulusan dari lintas generasi.

Prof. Nonny berharap diskusi bersama alumni dapat menghasilkan visi keilmuan berupa differential value, yang menjadi pembeda sekaligus identitas prodi dibandingkan prodi pendidikan bahasa dan sastra indonesia di kampus lain.

Dosen Bastraia, Dr. Herson Kadir, M.Pd, selaku penaggung jawab temu alumi mengatakan, agenda pertemuan bersama alumni sangat penting untuk direalisasikan. Secara internal melalui pertemuan ini bertujuan untuk menyongsong persiapan, serta pelaksanaan reakreditasi untuk prodi pendidikan bahasa dan sastra indonesia.

“Ini juga menjadi wadah untuk melakukan pemutakhiran kurikulum serta visi keilmuan dari prodi itu sendiri, sekaligus membahas program kerja dari alumni. Luaran yang diharapkan yakni lahirnya kurikulum dan visi keilmuan prodi yang sesuai dengan perkembangan saat ini serta kebutuhan di masyarakat,” ungkap Herson.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Harto Malik, M.Hum, mengatakan pendidikan bahasa dan sastra indonesia merupakan salah satu prodi, yang memiliki potensi untuk meraih akreditasi unggul. Terlebih kualitas sumberdaya manusia telah didukung dengan kehadiran tiga guru besar serta sebagian besar tenaga pendidik telah bergelar doktor. (UNG)

Comment