MTSN 1 Bone Bolango Mendukung Kampanye Mandatori Halal

GORONTALO – GP Salah satu sekolah yakni MTSN 1 Bone Bolango, ditemukan ikut serta dalam kegiatan mandatori halal yang dilangsungkan di perempatan pasar Sabtu, desa BOLUDAWA, kecamatan suwawa, kabupaten Bone Bolango

Pantauan Gorontalo Post, Sabtu (18/03/2023) terlihat segerombolan orang sedang berkumpul di titik lokasi penyelenggaraan mandatori halal tersebut. Salah satu diantaranya, siswa dan guru dari MTSN 1 Bone Bolango.

Mandatori halal ini, adalah sebuah program pemerintah, sebagaimana dalam peraturan pemerintah no 26 tahun 2019, bahwa “seluruh pengusaha kuliner (makan, minuman, tempat penyembelihan hewan) itu sudah harus bersertifikasi halal dan batasnya sampai 17 Oktober 2024.

Dan menurut undang-undang jika pada batas itu tidak di labeli halal, maka nanti akan kena sanksi dan tidak diperkenankan untuk beredar di pasaran” ungkap Yordan Puluraga (49), yang diketahui menjabat sebagai kepala madrasah MTSN 1 Bone Bolango.

Jadi, mandatori halal ini adalah kegiatan kementrian agama provinsi Gorontalo. Kegiatan ini berlaku untuk seluruh Indonesia, dimana seluruh warga kementrian agama turut mengkampanyekan /mensosialisasikan ke masyarakat tentang mandatori halal tersebut.

Oleh karena itu, kementrian agama, secara keseluruhan baik di bidang kantoran maupun madrasah harus terlibat secara aktif dalam mensosialisasikan pentingnya mandatori halal, bagi pedagang kuliner.

Hal itu secara serentak, dilakukan oleh seluruh warga kementrian agama, di seluruh Indonesia dan insyaa Allah tindak lanjutnya ini akan terus kita gaung kepada seluruh pedagang kuliner di wilayah masing-masing.

“Dan kami dari MTSN 1 Bone Bolango turut berkampanye/mensosialisasikan hal tersebut di lingkungan madrasah, dan bergabung bersama KUA dan para penyuluh baik PNS maupun non PNS. Ada juga yang sempat ikut mendaftar. Jadi pendaftarannya ini cukup simpel karena hanya membutuhkan KTP dan juga kartu keluarga, dilakukan secara online sehingga mudah melakukan sertifikasi halal bagi para pelaku usaha dan gratis” tutup Yordan (MG – 08)

Comment