Knalpot Racing Hingga Miras Dikeluhkan Masyarakat

Disampaikan Langsung ke Kapolres, Janji Akan Ditindaklanjuti

Gorontalopost.id, GORONTALO – Berbagai keluhan disampaikan oleh masyarakat Boalemo, khususnya yang ada di Kecamatan Tilamuta, kepada Kapolres Boalemo, AKBP Sigiti Rahayudi,S.I.K. Mulai dari penggunaan knalpot racing, hingga peredaran minuman keras (Miras) yang semakin marak ditengah-tengah masyarakat.

Kepada orang nomor satu di Polres Boalemo itu, masyarakat menyampaikan, masih adanya tempat-tempat yang memperjualbelikan Miras dan yang mengkonsumsinya.

Tak hanya itu saja, akibat dari mereka yang mengkonsumsi Miras, kadang pada malam hari sering diputar music yang begitu kencang, sehingga hal tersebut sangat mengganggu masyarakat sekitar.

Hal lainnya yakni, penggunaan knalpot racing yang sampai dengan saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

Menanggapi berbagai keluhan dari masyarakat tersebut, Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi,S.I.K menyampaikan, berkaitan dengan adanya peredaran Miras, baik itu Polres maupun Polsek jajaran, sampai dengan saat ini terus melakukan razia.

Sudah banyak tempat yang menjual Miras telah disita dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami pun berharap bantuan dari masyarakat. Apabila ada yang mengetahui lokasi tempat pembuatan maupun penjualan Miras, segera diinformasikan, sehingga dapat kami tindaki.

Berkaitan dengan yang menyalakan music hingga larut malam, hal ini pun kami harapkan agar bisa diinformasikan kepada kami, sehingga dapat kami tindaklanjuti informasi tersebut. Kami pun akan turut memaksimalkan patroli KRYD, guna mengatasi hal-hal seperti ini,” ungkapnya.

Lanjut kata mantan Waka Polres Sumedang ini, berkaitan dengan knalpot racing atau bising, pihaknya dalam hal ini Satuan Lalu Lintas, selalu rutin melaksanakan razia dengan cara hunting.

Apabila ditemukan masih ada kendaraan yang menggunakan knalpot racing, maka knalpot tersebut akan disita. Selanjutnya, knalpot yang telah disita tersebut akan dikumpul dan dibuatkan robot atau bentuk lainnya.

“Silahkan masyarakat lihat di Pos KTL Tilamuta. Di situ ada sebuah bentor yang dibuat dari sejumlah knalpot racing. Ini merupakan komitmen kami dalam hal memberikan efek jera terhadap para pelanggar lalu lintas, khususnya yang menggunakan knalpot racing.

Pada dasarnya, ketika ditemukan ada yang masih menggunakan knalpot racing atau bising, maka pasti akan kami tindak tegas,” kata alumnus Akpol 2005 ini.

Ditambahkan pula, pihaknya berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga Kamtibmas.

Apabila ada hal-hal yang mengganggu atau dugaan terjadinya tindak pidana, maka diharapkan agar bisa diinformasikan secepatnya, sehingga dapat dilakukan langkah penanganan dan pencegahan sedini mungkin.

“Kami pun berharap agar masyarakat bijak dalam menggunakan media social. Jangan mudah percaya dengan informasi hoax, maupun menyebarluaskan informasi hoax.

Mari kita bersama-sama menjaga daerah Boalemo ini agar tetap aman dan nyaman,” harapnya di hadapan masyarakat Desa Hungayonaa pada saat Jumat Curhat belum lama ini. (kif)

Comment