Lampu Tumbilotohe Bentuk Terowongan Mulai Ujicoba

Gorontalopost.id, GORONTALO – Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Seiring dengan itu, warga Kota Gorontalo sudah mulai mempersiapkan Tumbilotohe atau yang dikenal malam pasang lampu.

Seperti yang dilakukan warga Kelurahan Ipilo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo saat sedang persiapan pemasangan lampu Tumbilotohe yang saat ini sudah dimodernisasi yang dulunya lampu minyak tanah, kini menjadi lampu listrik.

Tumbilotohe merupakan salah satu tradisi yang tiap tahun digelar masyarakat Gorontalo di bulan Ramadan atau tiga hari menjelang lebaran Idul Fitri.Sebelum tradisi ini digelar masyarakat Gorontalo terlebih dahulu akan melakukan berbagai persiapan mulai dari pemasangan tiang bambu hingga lampu botol maupun lampu hias di setiap halaman rumah, ruas jalan dan tanah lapang.

Di Kelurahan Ipilo, ruas jalan 23 Januari sudah dipasang bambu berbentuk terowongan. Bambu itu nantinya akan dipasangi lampu warna warni. Begitu pula Halaman rumah hingga ruas jalan di lingkungan itu telah didekorasi dengan menggunakan lampu botol maupun lampu hias dengan berbagai warna yang menarik.

Salah seorang warga Ipilo Masyar Bonita mengatakan, bahwa persiapan untuk pagelaran perayaan Tumbilotohe ini, sudah dilakukan dari beberapa hari terakhir oleh warga di 3 Kelurahan tersebut, walaupun perayaanya masih cukup lama.

“Warga mulai pemasangan dari beberapa hari yang lalu, sehingga saat ini untuk tiang – tiang Tumbilotohe sudah hampir selesai, dan sebagian lampu hias sudah ada yang tergantung juga di tiang – tiang bambu”kata Masyar.

Menurutnya, perayaan Tumbilotohe di tahun ini akan ramai dengan pengunjung yang berasal dari daerah lain maupun dari Gorontalo sendiri, seperti di tahun kemarin. Ia berharap, tradisi Tumbilotohe ini akan terus terjaga , meskipun di tengah kemajuan teknologi seperti saat ini.

“Memang kalau untuk lampu botol saat ini mungkin kurang, karena banyak yang beralih menggunakan jenis lampu listrik,”tandas ibu dua anak ini. (roy)

Comment