Banjir Intai Kecamatan Taluditi

Tiga Desa Tergenang, Masyarakat Diminta Waspada

Gorontalopost.id, GORONTALO – Bencana banjir saat ini mulai mengintai Kecamatan Taluditi. Pasalnya, tingginya curah hujan yang terjadi pada Senin (22/4) sekitar pukul 14.00 Wita, di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, membuat tiga desa tergenang.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, ada tiga desa yang tergenang akibat tingginya curah hujan. Diantaranya, Desa Mekarti Jaya, Desa Puncak Jaya dan Desa Kalimas. Untuk Desa Mekarti Jaya dan Desa Puncak Jaya, terjadi luapan air sungai, sehingga menggenangi rumah milik masyarakat.

Naiknya air yang merendam sejumlah rumah masyarakat serta berbagai faslitas umum, terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, dengan ketinggian mencapai kurang lebih 50 hingga 100 centimeter.

Kapolsek Taluditi, Ipda Syafrudin Adam ketika diwawancarai menjelaskan, ada sejumlah rumah warga maupun fasilitas umum yang terkena dampak banjir.

Diantaranya, untuk Desa Mekarti Jaya ada 25 Kepala Keluarga (KK) dan dua sekolah, Desa Puncak Jaya ada kurang lebih 150 KK dan satu sekolah, satu gereja dan dua kantor PKK dan BPD, serta Desa Kalimas yang terdampak banjir yakni ada 20 KK. “Selain rumah dan fasilitas umum, banjir juga turut menggenangi lahan perkebunan masyarakat. Untuk kerugian materil, belum bisa dipastikan,” ujarnya.

Beruntung kata mantan KBO Samapta Polresta Gorontalo Kota ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tak hanya itu saja, saat ini air sudah mulai surut dan masyarakat sementara melakukan pembersihan di rumah masing-masing.

“Dengan adanya peristiwa ini, kami berharap agar masyarakat kiranya dapat senantiasa waspada. Jangan sampai ada bencana susulan. Mari kita bersama-sama berdoa, agar desa maupun kecamatan dijauhkan dari berbagai musibah, baik itu banjir maupun longsor. Kami pun dari pihak Kepolisian, senantiasa siap untuk membantu masyarakat ketika dibutuhkan,” pungkasnya. (kif)

Comment