Jokowi Janji Tambah Fasilitas RS Toto

Gorontalopost.id, GORONTALO – Fasilitas rumah sakit umum daerah (RSUD) Toto, Bone Bolango mendapat perhatian Presiden Joko Widodo. Saat mengunjungi rumah sakit, Senin (22/4), Presiden memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera menindaklanjuti proposal penambahan infrastruktur rumah sakit yang diusulkan.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi meninjau langsung fasilitas dan alat-alat kesehatan yang ada di RS Toto.

“Jadi alat kita yang sudah sampai ke sini CT scan Rp20-an miliar, sudah dioperasikan dengan baik. Yang belum cathlab sama mammografi. Nanti akan segera diusahakan,” ujar Presiden kepada wartawan usai peninjauan rumah sakit. Saat meninjau RS Toto, Presiden tidak didampingi Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Selain alat-alat kesehatan, Kepala Negara turut menyoroti pentingnya pembangunan ruangan untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit. “Tadi (senin,red) saya sudah perintah ke Pak Menteri PU, proposalnya sudah dibawa,” ungkap Presiden.

Saat berada di RSUD Toto, Presiden Jokowi meninjau alur pendaftaran pasien rawat jalan dan melihat beberapa ruang klinik dan poli yang ada. Kepala Negara juga memastikan pasien yang datang baik umum ataupun BPJS mendapatkan pelayanan.

Kunjungan Presiden itu dimanfaatkan oleh sejumlah petugas medis untuk menyampaikan beberapa kebutuhan RSUD Toto, di antaranya berupa brokoskopi dan ruang isolasi untuk pasien TB paru.

Ada pula yang mengusulkan penambahan teknologi Picture Archiving and Communication System (PACS) yang dapat berfungsi untuk membantu dalam penyimpanan dan pengiriman citra radiologi.

Sementara itu, terkait pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Toto Kabila, sejumlah masyarakat yang menjadi pasien mengapresiasi pelayanan yang diberikan. Nuraini, seorang pasien poli THT, mengungkapkan ia mendapatkan pelayanan yang cukup baik saat berobat.

“Alhamdulillah selama saya berobat di sini sangat baik, antrean tidak terlalu panjang, dan obatnya manjur. Pelayanannya sangat baik,” ucap Nuraini.

Senada, Lisna, yang mengalami komplikasi kesehatan, juga mengungkapkan pengalamannya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ia pun berharap program BPJS Kesehatan dapat terus dilanjutkan karena memberikan banyak manfaat nyata.

“Saya pasien BPJS untuk rawat jalan sudah 6 bulan. Pelayanan dari awal hingga akhir sangat baik, tiap minggu saya kontrol dan tidak ada kendala. BPJS harus dipertahankan dan ditingkatkan, karena manfaatnya sangat besar bagi orang-orang seperti saya yang membutuhkan,” tutur Lisna. (tro)

Comment