Dugaan penikaman di Kota Gorontalo

Polisi Tetapkan 12 Orang Masyarakat Jadi Tersangka

Gorontalopost.id, GORONTALO – Satuan Reskrim Polresta Gorontalo Kota dan personel Unit Reskrim Polsek Kota Utara, bergerak cepat dalam melakukan pengungkapan terhadap Kasus dugaan penikaman dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) yang terjadi di eks Terminal Andalas Kota Gorontalo.

Dari hasil pengungkapan yang dilakukan, ada kurang lebih 12 orang masyarakat yang diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka, serta telah dilakukan penahanan di Rutan Polresta Gorontalo Kota.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni, KT, RA, YA, AA, MT, AK, FG, MRT, A, AW, DRY dan NAH. Para tersangka tersebut diamankan disejumlah tempat berbeda. Diantaranya di seputaran eks Terminal Andalas baik itu di kosan maupun di salah satu rumah, di wilayah Bone Bolango dan bahkan di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol. Dr. Ade Permana,S.I.K,M.H melalui Kasat Reskrim, Kompol Leonardo Widharta,S.I.K menjelaskan, kasus dugaan penganiayaan atau penikaman terhadap seorang warga yang bernama RH (32), saat ini sementara dalam proses. Sudah ada 12 orang yang telah diperiksa dan telah dilakukan penahanan di Rutan Polresta Gorontalo Kota.

“Kami pula telah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, ada kurang lebih tujuh bilah pisau badik dan dua unit mobil, yang diduga dipergunakan oleh para pelaku saat melakukan aksinya,” ungkap mantan Kasat Narkoba Polres Gorontalo dan Polres Pohuwato ini.

Lebih lanjut Alumnus Akpol 2008 ini menyampaikan, sebagaimana penyampaian korban RH, dirinya bersama rekan-rekan sedang duduk di salah satu tempat kebugaran. Pada saat itulah, datang sejumlah lelaki yang turun dari mobil dan langsung melakukan penyerangan.

Korban RH kemudian melarikan diri untuk menghindari serangan itu, hanya saja yang bersangkutan terjatuh, sehingga pelaku melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, yang mengakibatkan luka pada bagian pinggang korban.

“Saat ini korban masih menjalani perawatan tim medis. Sedangkan untuk para tersangka, sudah dilakukan penahanan dan masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Untuk informasi lainnya, nanti akan kami sampaikan lagi ketika sudah ada perkembangan,” pungkasnya. (kif)

Comment