Kendaraan Bisa Melintas di Jembatan Monano

Tiga Unit Excavator Dikerahkan Timbun Jalan Amblas

Gorontalopost.id, GORONTALO – Setelah Tiga hari akses Gorontalo – Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) putus total akibat Jalan amblas di dekat jembatan Desa Monano Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango pada Sabtu (22/6) dini hari. Pada Senin (24/6), kendaraan sudah bisa melintasi jembatan Monano, sekitar pukul 17.00 Wita setelah proses penimbunan jalan amblas selesai dilakukan.

Kasatker PJN Grontalo, Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ir. Istanto Ruchban, ST., MT., IPM. kepada Gorontalo Post mengatakan, pihaknya telah menambah alat berat berupa dua unit excavator untuk melakukan penimbunan jalan amblas di Desa Monano tersebut.

“Total tiga unit exacavator kita gunakan untuk menimbun jalan amblas ini. Penimbunan menggunakan material sirtu dan material sungai yang ada di sungai Monano tak jauh dari lokasi jembatan. Penimbunan dilakukan, agar akses jalan sudah terhubung dan bisa dilalui kendaraan,”kata Istanto.

Selanjutnya tambah Istanto, pihaknya akan melakukan pemasangan kembali offride jembatan. Kemudian di sebelahnya akan dipasang bronjong untuk penahan arus air. Timbunan ini jelas Istanto sudah akan dipakai seterusnya, hingga pada tahap pengaspalan kembali.

Sambil kita kerjakan pasangan batu kawasan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan. Yang paling penting bagaimana jalan ini bisa fungsional kembali. Tidak hanya sepeda motor yang melintas melainkan kendaraan roda empat, bahkan ada juga mobil truk bermuatan melintasi di jalan itu.

Camat Bone, Kabupaten Bone Bolango Gorontalo, Dahlan Tomelo menjelaskan, bahwa sejak Senin pagi pihaknya menggenjot perbaikan bersama pihak balai jalan.

Sementara itu Kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi sebelumnya mengatakan, jalan itu hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki melewati bawah jembatan monano lalu menyebrangi area kawasan sungai.

“Hanya pejalan kaki yang bisa lewat, ikut bawah jembatan terus melintas area sungai itu, cuman air sudah dikuras jadi aman dilewati kalau jalan kaki,” jelasnya. Sementara untuk kendaraan motor hanya bisa dibantu pikul oleh warga setempat. Warga di sekitar situ lalu dibayar jasanya untuk mengangkut kendaraan roda dua itu.

“Alhamdulillah dengan kondis jalan yang sudah tersambung kembali, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga tanpa harus melintasi sungai lagi,” ,tandasnya. (roy)

Comment