Bupati : Presiden Tekankan Penggunaan APBN dan APBD, Dari Penyampaian LHP LKPP dan IHPS

Gorontalopost.id, LIMBOTO — Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, mengingatkan agar pengelolaan keuangan dalam hal ini pengelolaan APBN dan APBD digunakan dengan lebih baik.

Ini yang dikutip dari pernyataan Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri kegiatan Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) T.A 2023 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Sementer ( IHPS), Senin (8/7/2024) di Convention Center Jakarta.

Bupati Nelson mengatakan, kegiatan yang mengusung tema ’Menguatkan fondasi keuangan negara, menuju Indonesia Emas 2045’ ini dibuka Presiden RI, pak Joko Widodo ini turut dihadiri semua lembaga negara, Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia bahkan Perguruan tinggi. “

Kata Bupati Nelson, ada beberapa hal yang ditekankan Pak Presiden dalam kegiatan itu, antara lain, APBN dan APBD digunakan dengan baik.

‘Untuk menjadi WTP itu adalah kewajiban, Jadi kewajiban mengelola dana itu dengan baik, mengelola dana dengan benar dan tepat sasaran, itulah kewajiban,” Terang Bupati Nelson.

Lanjut Bupati Nelson, tadi, pak presiden berharap pengelolaan keuangan yang Baik dan benar.

Bagi daerah yang sudah meraih WTP harus menjadi komitmen bersama untuk diteruskan termasuk bagi Pemerintahan selanjutnya setelah pilkada baik Gubernur, Bupati dan walikota bahkan Presiden nanti terpilih.

“Artinya,apa yang sudah dilakukan pemerintahan sebelumnya untuk mengelola keuangan yang baik dilanjutkan,” ungkap Bupati Nelson.

Kemudian, lanjut Nelson, tadi juga pak presiden berharap, proses keuangan ini bukan hanya terkait regulasi, mekanisme, efisiensi dan sebagainya tapi bagaimana hasilnya terbaik.

“Kita, alhamdulillah Kabupaten Gorontalo telah meraih 14 WTP berturut, selama saya jadi Bupati WTP 8 kali, bahkan raihan terbanyak se Provinsi Gorontalo,” ujar Bupati Nelson.

Namun demikian, menurut Bupati Nelson, mendapat dan meraih WTP itu bukan karena tidak hal yang kurang namun ada juga beberapa rekomendasi dari BPK.

“Sehingga beberapa hal yang direkomendasikan BPK segera dibenahi demi memperbaiki lebih baik lagi pengelolaan keuangan,” Tandasnya. (Wie)

Comment